Trafik Data Meroket, Intip Prospek Saham XL Axiata (EXCL)

AKURAT.CO Prospek saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) semakin menarik setelah emiten teknologi kmi mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,44 triliun pada kuartal I-2024 atau naik 11,8% secara tahunan. Hal ini dapat dikaitkan pertumbuhan trafik pengguna yang melejit signifikan.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jonghoon Won mengatakan pencapaian yang diperoleh EXCL pada tiga bulan pertama tahun ini juga melampaui proyeksi perusahaan efek pihaknya dan market.
Selain itu, kata dia, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization atau EBITDA emiten bersandikan EXCL itu melesat 24,3% secara tahunan menjadi Rp4,46 triliun, dengan kenaikan margin sebesar 5,3 poin menjadi 52,8%. “Performa XL Axiata yang solid terutama didorong oleh pertumbuhan trafik data menjadi 2.609 Petabyte (Pb), terkerek 18,4% secara tahunan,” jelas dia dalam risetnya dikutip Sabtu (8/6/2024).
Baca Juga: Habis Investasi Rp1,6 T Untuk Pusat Data, Intip Prospek Saham Telkom (TLKM)
Terlebih, XL Axiata juga berhasil mencatatkan peningkatan rata-rata pendapatan per pengguna (average revenue per user/ARPU) sebesar 10% (yoy) menjadi Rp44 ribu pada kuartal I-2024 dibandingkan dengan Rp40 ribu pada periode yang sama tahun lalu. “Peningkatan penggunaan trafik data ini signifikan, namun upaya monetisasi strategis yang sedang berlangsung juga memiliki dampak substansial,” sebut Jonghoon.
Mirae mempertahankan pandangan positif terhadap kinerja EXCL sepanjang tahun ini dan merevisi beberapa proyeksi terkait EBITDA, dengan menaikkan margin menjadi 53,3% dari sebelumnya 49,1%. “Kami yakin sedikit meningkatkan perkiraan margin EBITDA adalah keputusan yang tepat,” jelas dia.
Dengan tingkat pertumbuhan pendapatan yang konsisten tinggi, Mirae meningkatkan rekomendasi saham EXCL menjadi beli dengan target saham dipatok sebesar Rp3.100 per saham.
Target harga tersebut didasarkan pada estimasi EV/EBITDA multiple 2024 sebesar 4,5 kali, yang mengimplikasikan rasio P/E untuk 2024 dan 2025 masing-masing sebesar 17,3 kali dan 12,7 kali. Selain itu, target ini menyiratkan rasio P/B EXCL sepanjang dua tahun ke depan tepatnya 2024 dan 2025 masing-masing di level sebesar 1,4 kali dan 1,3 kali.
Dari lantai bursa, pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat, 7 Juni 2024, saham EXCL ditutup melemah 0,89% (20 poin) ke level 2.230. Dengan demikian, potensi cuan dari saham teknologi masih relatif tebal mencapai 37%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









