Akurat
Pemprov Sumsel

GOTO Buyback Saham Besar-besaran, Langkah Strategis Atau Berisiko?

Demi Ermansyah | 10 Juli 2024, 13:16 WIB
GOTO Buyback Saham Besar-besaran, Langkah Strategis Atau Berisiko?

AKURAT.CO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah melaksanakan sebagian pembelian kembali saham (share buyback) tahap pertama pada Juni 2024 dengan membeli 3.825.000.000 saham seri A, yang setara dengan 0,32% dari total saham beredar GOTO.

Informasi ini diungkapkan dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) bulanan yang diterbitkan GOTO pada Selasa (9/7/2024). Buyback saham merupakan tindakan perusahaan publik untuk membeli kembali saham yang telah beredar di publik. Saham hasil buyback dapat dijadikan saham treasuri yang kemudian dapat disimpan dan dijual kembali ketika harga saham naik.

Dalam DPS tersebut, terdapat tambahan saham treasuri GOTO sebanyak 3.825.000.000, sehingga total saham treasuri GOTO menjadi 14.089.665.616 saham per Juni 2024, meningkat dari 10.264.665.616 saham pada Mei 2024.

Baca Juga: Aduh, Saham GOTO Masuk Zona Gocap

Harga buyback saham GOTO dan periode pembelian tahap pertama ini tidak diungkapkan. Namun, jika diasumsikan harga rata-rata saham GOTO antara 11 Juni-30 Juni 2024 adalah Rp50,83 per saham, maka nilai buyback ini diperkirakan sekitar Rp194,42 miliar. Jumlah ini baru sekitar 6,07% dari target buyback saham yang disetujui pemegang saham, yaitu mencapai USD200 juta atau sekitar Rp3,2 triliun.

Rencana buyback ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Juni lalu. Dalam keterangan resmi saat itu, Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo, menyatakan bahwa perusahaan telah mencatat kemajuan signifikan dalam setahun terakhir dan berada pada posisi yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Inisiatif share buyback sebesar USD200 juta yang kami ajukan adalah bukti kemajuan yang dicapai GoTo seiring implementasi strategi untuk pertumbuhan yang lebih cepat serta berkelanjutan," kata Patrick dikutip Rabu (10/7/2024).

Ditambahkan Patrick, dengan arus kas yang terus membaik serta adanya nilai yang signifikan dalam saham GOTO, ia percaya bahwa share buyback adalah langkah yang bijak, seiring upaya kami memastikan bahwa sumber daya perusahaan dimanfaatkan secara efisien.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.