Piutang Perusahaan Pembiayaan Naik 10,72 Persen di Juni 2024

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa total piutang pembiayaan yang dimiliki oleh perusahaan multifinance mencapai angka Rp492,17 triliun pada Juni 2024. Laporan ini menunjukkan bahwa sektor pembiayaan tetap menunjukkan performa yang stabil meskipun ada pergeseran dalam angka pertumbuhan.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, nilai piutang mengalami kenaikan sebesar 10,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini menunjukkan adanya ekspansi yang positif di sektor multifinance.
"Adapun pada Mei 2024 tumbuh 11,21 persen YoY dengan nilai Rp490,69 triliun," ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (5/8/2024).
Baca Juga: Piutang Perusahaan Pembiayaan Tembus Rp486,3 T di April 2024, Naik 10,82 Persen
Namun, Agusman mencatat bahwa pertumbuhan ini mengalami sedikit perlambatan jika dibandingkan dengan bulan Mei 2024. Pada Mei, piutang pembiayaan tumbuh sebesar 11,21% Year on Year (YoY), dengan nilai total Rp490,69 triliun.
Dalam penjelasannya, Agusman juga membahas profil risiko pembiayaan. Ia mengungkapkan bahwa Non Performing Financing (NPF) Net tercatat sebesar 0,87% pada Juni 2024. Angka ini sedikit meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,84%.
Selain itu, Agusman menambahkan bahwa Non Performing Financing (NPF) Gross juga menunjukkan kenaikan, mencapai 2,80% pada Juni 2024. Ini merupakan peningkatan kecil dibandingkan dengan angka bulan Mei yang berada di level 2,77%.
Mengenai rasio keuangan, Agusman menyebutkan bahwa gearing ratio perusahaan pembiayaan mengalami kenaikan menjadi 2,44 kali pada Juni 2024. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan rasio pada bulan Mei yang tercatat sebesar 2,37 kali.
"Namun, meskipun mengalami kenaikan, rasio ini masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," ungkap Agusman.
Secara keseluruhan, Agusman menilai bahwa meskipun ada fluktuasi dalam angka pertumbuhan dan rasio risiko, sektor pembiayaan multifinance masih menunjukkan stabilitas yang baik dan tetap berada di jalur yang positif untuk perkembangan ke depannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








