Akurat
Pemprov Sumsel

Syailendra Capital dan Bank BTPN Ciptakan 5 Reksa Dana Penuh Solusi bagi Investor

Silvia Nur Fajri | 19 Agustus 2024, 17:25 WIB
Syailendra Capital dan Bank BTPN Ciptakan 5 Reksa Dana Penuh Solusi bagi Investor

AKURAT.CO PT Bank BTPN Tbk (BTPN) dan Syailendra Capital resmi menjalin kerja sama strategis yang bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi yang mudah diakses, aman, dan menyenangkan.

Melalui kolaborasi ini, berbagai produk reksa dana dari Syailendra Capital kini dapat diakses melalui aplikasi Jenius dari Bank BTPN. Selain memberikan kemudahan dalam berinvestasi, kedua perusahaan juga menekankan pentingnya pemahaman risiko dalam berinvestasi.

Menurut Chief Executive Officer Syailendra Capital, Fajar R. Hidayat, edukasi mengenai risiko investasi adalah hal yang krusial agar investor dapat membuat keputusan yang tepat. "Kami ingin memastikan bahwa para investor memahami berbagai risiko yang mungkin mereka hadapi ketika berinvestasi di reksa dana, sehingga mereka bisa mengelola portofolio mereka dengan bijak," ujar kata Fajar dalam acara Media Financial Class’Smart Steps to Build Wealth with Mutual Funds, di Jakarta pada Rabu (14/8/2024).

Baca Juga: BTPN Gandeng Syailendra Capital Luncurkan 5 Reksa Dana Unggulan

Berikut adalah beberapa risiko utama yang perlu diperhatikan oleh para investor reksadana, serta produk-produk yang ditawarkan oleh Syailendra Capital yang sudah diciptakan sedemikian rupa untuk menekan risiko-risiko tersebut.

Risiko Reksa dana

1. Risiko Pasar

Risiko pasar berkaitan dengan fluktuasi harga aset di pasar yang dapat mempengaruhi nilai investasi. “Pasar saham atau obligasi bisa berfluktuasi karena berbagai faktor ekonomi dan politik. Ini bisa berdampak pada nilai investasi Anda," ujar Wakil Direktur Utama Bank BTPN Darmadi Sutanto.

Diversifikasi portofolio investasi sangat dianjurkan untuk mengelola risiko ini. Syailendra MSCI Value Index Fund (SMSCI) Kelas A adalah salah satu produk yang dapat dipertimbangkan oleh investor yang ingin memanfaatkan potensi pertumbuhan jangka panjang dengan investasi pada saham-saham undervalued.

2. Risiko Kredit

Risiko kredit terjadi ketika penerbit obligasi atau instrumen utang dalam portofolio reksadana gagal memenuhi kewajibannya. "Memilih reksadana yang dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman seperti Syailendra Capital dapat membantu memitigasi risiko kredit," tambah Fajar R. Hidayat. 

Syailendra Fixed Income Fund (SFIF) dan Syailendra Pendapatan Tetap Premium (SPTP) adalah dua produk reksadana pendapatan tetap yang menawarkan peluang untuk memperoleh imbal hasil yang stabil melalui investasi pada obligasi Pemerintah maupun Korporasi.

3. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas terjadi ketika investor tidak dapat menjual unit reksadana mereka pada harga yang wajar dalam waktu yang singkat. "Kami selalu berupaya memberikan informasi yang transparan dan edukasi yang cukup kepada para investor untuk memahami risiko ini," kata Chief Marketing Officer Syailendra Capital Harnugama Faruk.

Produk Syailendra Dana Kas adalah pilihan yang cocok bagi investor konservatif yang mencari likuiditas tinggi dengan volatilitas rendah, ideal untuk investasi jangka pendek.

4. Risiko Inflasi

Inflas dapat mengurangi daya beli dari hasil investasi reksadana. Produk seperti Syailendra Equity Opportunity Fund (SEOF) Kelas A dapat menjadi pilihan bagi investor yang mencari potensi return lebih tinggi dari investasi saham, yang bisa mengimbangi efek inflasi. "Investor perlu mempertimbangkan produk yang memberikan imbal hasil yang cukup tinggi untuk melawan dampak inflasi, terutama pada periode inflasi tinggi," ujar Darmadi Sutanto.

5. Risiko Manajerial

Kinerja reksadana sangat dipengaruhi oleh kemampuan manajer investasi dalam mengelola portofolio. Syailendra Capital memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun dalam industri ini, dengan berbagai produk yang terbukti melampaui benchmark. "Penting bagi investor untuk mengevaluasi rekam jejak dan reputasi manajer investasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi," jelas Harnugama Faruk.

Produk Reksa Dana yang Dapat Diakses melalui Jenius

Dengan kerja sama ini, nasabah Jenius dapat mengakses 5 produk investasi reksadana dari Syailendra Capital, sebagaimana uraian berikut.

1. Syailendra Dana Kas

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU), ideal untuk investor dengan profil risiko konservatif yang membutuhkan likuiditas tinggi dan volatilitas rendah.   

2. Syailendra Pendapatan Tetap Premium (SPTP)

Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT), fokus pada obligasi pemerintah dan korporasi, cocok untuk investor yang mencari stabilitas dalam imbal hasil.

3. Syailendra Fixed Income Fund (SFIF)

Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT), berinvestasi pada Surat Utang Negara (SUN), Sukuk, dan Obligasi Korporasi.

4. Syailendra MSCI Value Index Fund (SMSCI) Kelas A

Reksa Dana Indeks, mengacu pada indeks MSCI dengan saham-saham undervalued, ideal untuk investasi jangka panjang.

 

5. Syailendra Equity Opportunity Fund (SEOF) Kelas A

Reksa Dana Saham, dikelola dengan strategi konsentrasi untuk memperoleh return yang lebih tinggi dari IHSG.

Lebih lanjut, investor yang tertarik untuk membeli produk reksadana Syailendra Capital dapat mengakses fitur 'Investasi' di aplikasi Jenius, dengan modal awal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000. 

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses investasi bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka tentang risiko dan strategi investasi yang tepat, sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang yang ada di pasar reksadana dengan lebih bijak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.