Akurat
Pemprov Sumsel

IHSG Ditutup di Zona Hijau Tembus 7.557, Sektor Keuangan Paling Gacor

Hefriday | 8 Oktober 2024, 18:12 WIB
IHSG Ditutup di Zona Hijau Tembus 7.557, Sektor Keuangan Paling Gacor

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan kenaikan tipis sebesar 53 poin atau 0,71% ke level 7.557 pada perdagangan Selasa (8/10/2024). Meski penguatan IHSG terbilang moderat, ini menjadi sinyal positif di tengah fluktuasi pasar global dan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

Dalam perdagangan hari ini, terdapat 261 saham yang menguat, sementara 290 saham melemah, dan 240 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat cukup besar, mencapai Rp13,8 triliun dengan volume perdagangan sebesar 24,1 miliar saham. Hal ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang tinggi, terutama di sektor perbankan dan saham unggulan.
 
Beberapa indeks utama juga mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Indeks LQ45, yang melacak 45 saham berkapitalisasi besar dan likuid, naik 1,33% ke 939,662. Indeks IDX30 yang memantau 30 saham unggulan naik lebih tinggi sebesar 1,35% ke 454,053. Sementara itu, indeks JII yang mengukur saham-saham syariah mengalami kenaikan tipis 0,11% ke 523,432 dan indeks MNC36 melonjak 1,48% ke 369,106.
 
 
Dari sektor-sektor yang dipantau, sektor keuangan memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 1,24%. Hal ini didorong oleh minat investor terhadap saham-saham perbankan, yang juga tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan saham-saham perbankan besar. 
 
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi tiga saham teraktif yang diperdagangkan hari ini.
 
Selain sektor keuangan, sektor properti dan teknologi juga mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 0,92% dan 0,78%, didorong oleh optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang lebih stabil.
 
Di sisi lain, beberapa sektor mencatatkan pelemahan, terutama sektor energi yang turun sebesar 1,13% dan barang baku yang melemah 1,69%. Ini menunjukkan adanya tekanan dari harga komoditas global, terutama minyak dan bahan mentah, yang sedang mengalami ketidakpastian di tengah fluktuasi pasar global.
 
Sektor kesehatan dan transportasi juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,62% dan 0,81%, mengindikasikan adanya konsolidasi pada sektor-sektor tersebut setelah beberapa periode penguatan.
 
Beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan yang signifikan dan masuk dalam daftar top gainers. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melonjak 9,76% menjadi Rp1.800, diikuti oleh PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) yang naik 9,73% menjadi Rp124, dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) yang menguat 9,64% ke Rp182.
 
Sementara itu, beberapa saham juga mengalami penurunan tajam dan masuk dalam daftar top losers. Saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) memimpin penurunan dengan melemah 29,44% ke Rp127, disusul oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) yang turun 7,18 persen ke Rp905, dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) yang melemah 6,90% menjadi Rp81.
 
Investor akan terus mencermati perkembangan pasar global serta kebijakan fiskal dan moneter dalam negeri untuk melihat arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari mendatang. Kinerja sektor keuangan dan properti diprediksi akan tetap menjadi motor penggerak utama IHSG, sementara sektor-sektor lain perlu dicermati secara lebih hati-hati, terutama yang sensitif terhadap perubahan kondisi eksternal.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa