AKURAT.CO Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Vinca Natalie Manik, yang akrab disapa Dora, menyampaikan harapannya terhadap penerapan Intraday Short Selling (IDSS) di pasar modal Indonesia. Ia optimis bahwa IDSS akan membawa dampak positif terhadap likuiditas pasar dan mekanisme penentuan harga yang wajar (fair price discovery).
“IDSS memungkinkan investor untuk menjual efek yang belum dimiliki dan harus dibeli kembali pada hari bursa yang sama,” ujar Dora dalam keterangan resminya, Selasa (3/12/2024).
Menurutnya, fasilitas ini berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar, karena mendorong volume transaksi yang lebih besar.
Baca Juga: BEI Bakal Longgarkan Aturan Short Selling
Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mengimplementasikan IDSS pada awal 2025. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BEI untuk meningkatkan likuiditas dan menciptakan pasar yang lebih efisien. Dora menyebut, mekanisme IDSS akan menjadikan pasar lebih menarik bagi investor, karena mendukung perdagangan dua arah, yakni posisi long maupun short.
“Dengan adanya IDSS, pasar menjadi lebih dinamis. Ketika harga saham overvalued, short selling dapat membantu menyeimbangkan harga kembali ke nilai wajar,” jelas Dora. Ia juga menambahkan bahwa fasilitas ini akan mendukung efisiensi harga pasar dan meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.
Mandiri Sekuritas memandang IDSS sebagai terobosan yang memberikan manfaat luas, baik bagi investor maupun pasar modal secara keseluruhan. “IDSS dapat meningkatkan likuiditas, mendorong fair price discovery, dan menciptakan mekanisme perdagangan yang semakin teratur, wajar, dan efisien,” ujar Dora.
Fasilitas ini juga dinilai memberikan opsi perlindungan (hedging) bagi investor saat pasar berada dalam kondisi turun (bearish). Investor dapat menjual saham untuk kemudian membelinya kembali di harga yang lebih rendah, menciptakan peluang keuntungan meski pasar sedang lesu.
Namun, Dora mengingatkan adanya tantangan dalam implementasi IDSS, terutama kedisiplinan investor untuk menutup posisi pada akhir hari perdagangan. “IDSS mengharuskan investor menutup posisi short di hari yang sama. Ini membutuhkan kemampuan analisis pasar yang baik, terutama dalam memilih saham dan menentukan momentum yang tepat,” ujar Dora.
Untuk mengatasi risiko kegagalan menutup posisi, BEI telah menetapkan parameter pengaturan risiko. Mandiri Sekuritas juga telah menyiapkan mekanisme default waterfall untuk menghadapi kemungkinan kegagalan investor memenuhi kewajiban.
Mekanisme ini mencakup prosedur forced buy, pemindahbukuan efek, pinjam-meminjam efek, hingga penjualan efek jaminan.
Dora turut mengapresiasi peran otoritas, seperti BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam membuka ruang bagi pasar modal untuk mengimplementasikan IDSS. Namun, ia menyoroti pentingnya penguatan mekanisme pinjam-meminjam efek (PME) agar IDSS dapat beroperasi secara optimal.
“Di negara-negara lain, keberhasilan short selling sering kali didukung oleh mekanisme PME yang kuat. Hal ini perlu diperkuat untuk memastikan kelancaran penerapan IDSS di Indonesia,” tukas Dora.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







