Sebelum Memulai Investasi, Kenali 13 Istilah Dasar di Pasar Saham
Hefriday | 19 Januari 2025, 19:56 WIB

AKURAT.CO Investasi saham menjadi salah satu pilihan populer bagi banyak orang untuk mengembangkan kekayaan. Namun, sebelum memulai, penting bagi investor pemula memahami istilah-istilah yang umum digunakan di bursa saham.
Dengan begitu, mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan strategis. Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (19/1/2025), berikut 13 istilah penting yang perlu Anda ketahui:
1. Bursa Efek Indonesia (BEI)
Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah tempat resmi di mana para pelaku saham memperdagangkan berbagai efek, termasuk saham. BEI berfungsi sebagai fasilitator untuk memastikan proses jual beli saham berjalan lancar.
2. Lot
Dalam transaksi saham di Indonesia, satu lot setara dengan 100 lembar saham. Artinya, minimal pembelian saham harus dalam kelipatan 1 lot.
3. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
IHSG merupakan indikator yang mencerminkan kinerja harga semua saham yang tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia. IHSG sering dijadikan acuan oleh investor untuk melihat pergerakan pasar secara keseluruhan.
4. Bearish
Istilah ini menggambarkan kondisi pasar saham yang sedang turun. Ketika pasar bearish, harga saham cenderung menurun, sehingga menimbulkan sentimen negatif di kalangan investor.
5. Bullish
Sebaliknya, bullish menggambarkan kondisi pasar yang mengalami kenaikan. Dalam kondisi ini, harga saham cenderung naik, mencerminkan optimisme pasar.
6. Capital Gain
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh investor ketika menjual saham pada harga yang lebih tinggi dari harga belinya. Ini merupakan salah satu sumber keuntungan utama dalam investasi saham.
7. Capital Loss
Capital loss adalah kebalikan dari capital gain, di mana investor mengalami kerugian karena menjual saham pada harga yang lebih rendah dari harga pembelian.
8. Dividen
Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Dividen dapat berupa uang tunai atau tambahan saham, dan biasanya dibagikan satu hingga dua kali setahun.
9. IPO (Initial Public Offering)
IPO adalah proses di mana perusahaan swasta menjadi perusahaan publik dengan menawarkan sahamnya kepada masyarakat untuk pertama kali. Melalui IPO, perusahaan dapat menghimpun dana untuk ekspansi bisnis.
10. Blue Chip Stocks
Blue chip stocks adalah saham dari perusahaan besar dan stabil yang memiliki reputasi baik. Saham ini dikenal sebagai investasi yang relatif aman dengan potensi keuntungan jangka panjang.
11. Buy Back
Buy back adalah tindakan perusahaan membeli kembali sahamnya yang beredar di pasar. Langkah ini sering dilakukan untuk meningkatkan nilai saham atau memberikan sinyal positif kepada investor.
12. Fraksi Harga
Fraksi harga adalah perubahan minimum yang dapat terjadi pada harga saham. Bursa Efek Indonesia telah menetapkan lima kelompok fraksi harga berdasarkan rentang harga saham.
13. Analisa Fundamental
Analisa fundamental adalah metode untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan bisnis perusahaan. Analisis ini biasanya dilakukan dengan mempelajari laporan keuangan dan prospek bisnis perusahaan tersebut.
Dengan memahami istilah-istilah di atas, investor pemula dapat lebih percaya diri saat memasuki dunia investasi saham. Memiliki pengetahuan dasar ini adalah langkah awal yang penting untuk mengelola risiko dan memaksimalkan peluang keuntungan.
Jangan buru-buru, luangkan waktu untuk belajar sebelum mengambil keputusan investasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










