Kebijakan Dolar Kuat AS di Era Trump: Prioritas Utama Menkeu Scott Bessent
Ainur Rahman | 7 Februari 2025, 23:00 WIB

AKURAT.CO Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan bahwa kebijakan 'dolar kuat' tetap menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.
"Kebijakan dolar kuat tetap berjalan dengan Trump," ujar Bessent dalam wawancara dengan Bloomberg, Kamis (6/2/2025).
"Kami ingin dolar tetap kokoh. Yang tidak kami inginkan adalah negara lain sengaja melemahkan mata uang mereka untuk keuntungan dagang," lanjutnya.
Bessent menyoroti bahwa surplus besar yang dimiliki beberapa negara bisa menghambat perdagangan bebas.
Ia menjelaskan bahwa hal ini bisa disebabkan oleh faktor nilai tukar hingga kebijakan suku bunga yang ditekan secara artifisial. Namun, ia tidak menyebutkan negara mana yang dimaksud.
Saat Bessent menyampaikan pernyataannya, Bloomberg Dollar Spot Index nyaris tak bergerak. Namun, menjelang sore di New York, indeks tersebut justru turun ke level terendah hari itu.
Selama bertahun-tahun, pejabat AS selalu menegaskan bahwa dolar kuat mencerminkan perekonomian yang solid.
Namun, pada periode pertama Trump, kebijakan ini sempat dipertanyakan karena dolar yang terlalu kuat dianggap menghambat ekspor AS dan menekan keuntungan perusahaan multinasional.
Meski begitu, sejak Trump terpilih kembali pada November, dolar AS justru melonjak.
Penyebabnya adalah ekspektasi kebijakan ekonomi yang lebih proteksionis, seperti kenaikan tarif impor dan pemotongan pajak, yang diprediksi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan inflasi, dan memperlambat penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Menariknya, dalam kampanyenya baru-baru ini, Trump sempat mengkritik penguatan dolar. Namun, ia tetap berkomitmen untuk menjaga dominasi global mata uang AS serta menerapkan kebijakan yang, menurut banyak ekonom, justru bisa semakin memperkuat nilai tukar dolar.
"Kami ingin perdagangan yang adil, dan itu berarti bersikap tegas soal kebijakan mata uang dan perdagangan internasional," tegas Bessent.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








