Rekomendasi Saham 27 Maret 2025, Asing Dominasi Borong Saham Perbankan

AKURAT.CO Pasar saham Indonesia kembali mencatatkan pergerakan menarik! Investor asing terus melanjutkan aksi borong saham big caps, terutama di sektor perbankan.
Setelah kemarin (26/3/2025) mencatat net buy fantastis sebesar Rp2,5 triliun, bagaimana prospek saham hari ini?
IHSG yang melesat 236,7 poin (3,8%) ke level 6.472,3 memberikan optimisme bagi para pelaku pasar. Namun, ada beberapa faktor yang masih membuat investor wait and see. Berikut ulasan serta rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini!
Dikutip dari laman Investing, Kamis (27/3/2025), dalam aksi beli besar-besaran kemarin, investor asing memborong saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai mencapai Rp764,5 miliar.
Selain BBCA, saham perbankan lainnya juga tak luput dari incaran asing, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)-Net buy Rp721,3 miliar lalu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) – Net buy Rp459,6 miliar dan terakhir PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) – Net buy Rp231,6 miliar.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Dalam Tren Bullish, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Aksi beli asing ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental kuat dari sektor perbankan Indonesia. Dengan valuasi yang masih menarik dan potensi pertumbuhan, saham-saham ini berpeluang melanjutkan penguatan.
Melihat tren pergerakan pasar, beberapa saham ini layak diperhatikan untuk perdagangan hari ini (27/3/2025) yaitu, pertama ada BBCA. Harga saham BBCA masih dalam tren naik dengan level support di Rp9.250 dan resistance di Rp9.500.
Jika berhasil menembus resistance, BBCA berpotensi menuju Rp9.750 dalam waktu dekat.
Kedua ada BMRI yang menunjukkan momentum positif dengan target harga di Rp7.500, setelah kemarin mendapat akumulasi asing yang cukup besar. Jika tekanan beli berlanjut, saham ini bisa menembus Rp7.700.
Ketiga yakni BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) yang di perkirakan masih memiliki ruang kenaikan menuju Rp5.000. Saham ini cocok untuk investor yang mencari potensi pertumbuhan jangka panjang, mengingat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung bisnisnya terus berkembang.
Terakhir ada BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk). BBNI diperdagangkan di sekitar Rp5.800, dengan target kenaikan menuju Rp6.100. Saham ini menarik untuk dicermati, terutama jika minat asing tetap kuat.
Baca Juga: IHSG Masih Tertekan! 5 Saham Ini Diprediksi Cuan Besar!
Di sisi lain, beberapa saham mengalami aksi jual oleh investor asing. Salah satunya adalah PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang mencatat net sell sebesar Rp46,1 miliar. Selain itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) juga mengalami net sell Rp32,3 miliar.
Aksi jual ini menunjukkan bahwa investor mungkin melihat prospek kedua saham ini masih penuh ketidakpastian dalam jangka pendek.
Meskipun aksi beli asing cukup besar, pasar tetap menghadapi beberapa tantangan, seperti, ketidakpastian kebijakan fiskal pemerintah, utang jatuh tempo Rp800 triliun yang perlu dikelola dengan hati-hati, defisit anggaran negara yang mencapai Rp31 triliun, dinamika politik menjelang pemerintahan baru.
Faktor-faktor ini bisa mempengaruhi pergerakan pasar dalam beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, investor disarankan tetap waspada dan memperhatikan pergerakan dana asing sebelum mengambil keputusan investasi.
Investor asing masih aktif memborong saham perbankan, yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental sektor ini. BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI menjadi pilihan menarik untuk perdagangan hari ini (27/3/2025).
Namun, volatilitas pasar tetap tinggi, sehingga investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum masuk ke pasar. Pantau terus pergerakan harga dan kebijakan ekonomi yang dapat mempengaruhi arah pasar dalam jangka pendek hingga menengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










