Bagi Dividen Rp1 Triliun, Transformasi Visi Regional Dorong Kinerja Cemerlang Permata Bank

AKURAT.CO Tahun 2024 menjadi tonggak penting bagi PT Bank Permata Tbk (BNLI). Di tengah dinamika ekonomi global dan transformasi digital yang terus bergulir, bank ini berhasil mencatatkan kinerja mengesankan yang ditutup dengan pembagian dividen senilai Rp1,085 triliun kepada para pemegang saham, atau setara dengan Rp30 per lembar saham.
Dividen yang dibagikan berasal dari laba bersih yang berhasil diraih perusahaan sepanjang tahun buku 2024, yakni sebesar Rp3,6 triliun. Capaian ini tidak hanya mencerminkan kekuatan fundamental keuangan bank, tetapi juga menunjukkan efektivitas strategi transformasi berkelanjutan yang diterapkan secara konsisten.
“Pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran direksi yang telah responsif terhadap berbagai tantangan dan perubahan, serta berkomitmen penuh membangun pertumbuhan bisnis yang sehat,” ujar Komisaris Utama Permata Bank, Chartsiri Sophonpanich, dalam keterangannya, Senin (14/4/2025).
Salah satu langkah strategis yang mencuri perhatian pada 2024 adalah transformasi logo dan identitas visual Permata Bank, yang disebut sebagai simbol pembaruan semangat dan arah bisnis ke depan. Di balik transformasi ini, terdapat misi untuk memperkuat posisi bank dalam lanskap keuangan regional, khususnya dalam kolaborasinya bersama Bangkok Bank.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menegaskan bahwa visi Permata Bank kini tidak lagi sekadar nasional, tetapi telah melangkah ke ranah regional.
“Kami berkomitmen untuk tumbuh bersama, menjalin hubungan jangka panjang, dan menciptakan nilai berkelanjutan tidak hanya untuk pemegang saham, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Dari sisi permodalan, Permata Bank juga menunjukkan performa yang solid. Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 35% dan CET-1 sebesar 26% menempatkan bank ini sebagai salah satu yang terkuat di antara bank komersial besar di Indonesia. Hal ini memberikan landasan kuat untuk mendukung ekspansi dan implementasi strategi prioritas di masa mendatang.
Baca Juga: OJK Izinkan Emiten Buyback Saham Tanpa RUPS, Andi Rahmat: Terlalu Longgar
Tak hanya membagikan dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga menyetujui lima agenda lainnya, termasuk pengangkatan Habibullah sebagai anggota baru Dewan Pengawas Syariah (DPS). Penetapan ini akan berlaku efektif setelah seluruh persyaratan termasuk izin dari regulator terpenuhi, paling lambat hingga 1 Januari 2026.
Dengan susunan manajemen yang diperkuat oleh kombinasi tokoh senior dan ahli perbankan syariah, Permata Bank tampaknya siap melanjutkan transformasi dan ekspansi dengan pijakan yang semakin kokoh.
Berikut Susunan Direksi Terbaru Permata Bank:
1. Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
Komisaris: Chong Toh
Komisaris: Niramarn Laisathit
Komisaris: Chalit Tayjasanant
Komisaris Independen: Haryanto Sahari
Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
Komisaris Independen: Riswinandi
2. Direksi
Direktur Utama: Meliza M Rusli
Direktur: Abdy Salimin
Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani
Direktur: Djumariah Tenteram
Direktur: Dayan Sadikin
Direktur: Setiatno Budiman
Direktur yang juga membidangi Unit Usaha Syariah: Rudy Basyir Ahmad
Direktur: Eddie Sajoga
Direktur: Evi Hiswanto
Berikut susunan Dewan Pengawas Syariah Permata Bank:
3. Dewan Pengawas Syariah
Ketua: Jaih
Anggota: Asep Supyadillah
Anggota: Habibullah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










