Lestarikan Budaya, Bank Permata Dukung Adeging Mangkunegaran ke-268
Hefriday | 19 April 2025, 21:47 WIB

AKURAT.CO Adeging atau peringatan hari jadi ke-268 Pura Mangkunegaran di Solo, Jawa Tengah, menjadi momentum penting dalam pelestarian warisan budaya sekaligus semangat kolaborasi antargenerasi.
Acara yang berlangsung sejak 18 hingga 20 April 2025 ini dirayakan dengan berbagai kegiatan bernuansa tradisi, budaya, dan kebersamaan, salah satunya adalah Royal Dinner yang digelar secara terbuka dan eksklusif.
Direktur Utama PT Bank Permata Tbk, Meliza Musa Rusli, menekankan bahwa Adeging Mangkunegaran memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar peringatan seremonial.
"Momen ini tidak hanya merayakan warisan leluhur Mangkunegaran, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen kami dalam mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan komunitas, dan juga pertumbuhan inklusif," ujar Meliza dalam keterangannya, Sabtu (19/4/2025).
Menurut Meliza, Pura Mangkunegaran adalah simbol kejayaan budaya Jawa dan menjadi pengingat penting akan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Oleh karena itu, kolaborasi berbagai pihak, termasuk entitas swasta seperti PermataBank yang turut mendukung acara ini, menjadi kunci dalam menjaga agar tradisi tersebut tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Salah satu rangkaian acara yang paling menarik perhatian publik adalah Royal Dinner, yang diselenggarakan pada Jumat (18/4/2025).
Acara ini digelar di ruang terbuka kompleks Pracima Tuin, memberikan pengalaman bersantap dengan nuansa kerajaan yang romantis di bawah cahaya rembulan. Royal Dinner terbuka bagi publik yang ingin merasakan sensasi menyantap hidangan khas Mangkunegaran.
Selain menu utama, pengunjung juga disuguhi teh khas Mangkunegaran. Teh ini merupakan warisan turun-temurun yang memadukan aroma harum daun teh dengan kayu manis dan potongan jeruk, menciptakan rasa yang menenangkan sekaligus menyegarkan.
Teh tersebut menjadi simbol kearifan lokal dalam menyajikan tradisi minum teh secara elegan.
Royal Dinner tersebut dihadiri oleh sekitar 150 tamu undangan istimewa, termasuk Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, yang hadir bersama istri. Suasana malam itu tidak hanya penuh kemewahan, tetapi juga sarat makna budaya dan kebersamaan antar generasi.
Setelah Royal Dinner, perayaan Adeging Mangkunegaran berlanjut dengan Mangkunegaran Run yang diadakan pada pagi hari Sabtu (19/4/2025). Kegiatan lari ini bertujuan untuk mengajak masyarakat umum ikut merayakan budaya dengan cara yang sehat dan menyenangkan.
Peserta berlari menyusuri area sekitar Pura Mangkunegaran sambil menikmati keindahan arsitektur dan nilai historisnya.
Pada malam harinya, digelar konser budaya bertajuk Laras Hati, menampilkan pertunjukan musik tradisional dan kontemporer yang menyatukan seniman lintas generasi.
Konser ini memperkuat pesan bahwa budaya dapat hidup berdampingan dengan inovasi, tanpa kehilangan akarnya.
Rangkaian perayaan puncaknya adalah Festival Makan-makan, yang digelar pada Minggu (20/4/2025). Festival ini menghadirkan berbagai kuliner lokal khas Mangkunegaran, UMKM, serta pertunjukan rakyat yang meriah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







