Akurat
Pemprov Sumsel

Lonjakan Harga Emas di Tengah Ketidakpastian Global, Peluang Baru untuk Trading Online

Sultan Tanjung | 22 April 2025, 11:25 WIB
Lonjakan Harga Emas di Tengah Ketidakpastian Global, Peluang Baru untuk Trading Online

AKURAT.CO Ketidakpastian ekonomi global akibat memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China kembali mendorong harga emas dunia ke rekor tertinggi.

Pada 21 April 2025, harga emas tercatat mencapai US$ 3.395 per troy ons, menandai tren kenaikan yang terus berlanjut dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Terbaru 22 April 2025: Naik Kembali!

Menurut Fundamental Analis Didimax, Reza Aswin, ketegangan ini semakin diperburuk dengan kebijakan tarif baru dari kedua negara.

"Tarif timbal balik Trump telah memasuki babak baru, di mana Amerika Serikat mengenakan bea masuk sebesar 245% terhadap barang-barang dari China, serta mengenakan biaya berlabuh sekitar US$1,5 juta untuk kapal buatan China," ujar Reza kepada awak media lewat siaran pers pada Selasa, (22/4).

Di sisi lain, China membalas dengan mengenakan tarif 125% terhadap produk Amerika dan memasukkan lebih dari 60 entitas perusahaan asal AS ke daftar hitam.

China juga memperluas diplomasi dengan negara-negara Asia untuk membentuk kekuatan bersama dalam menghadapi kebijakan proteksionis Amerika.

Reza memperkirakan, jika ketegangan ini terus berlanjut, harga emas bisa menembus level US$ 3.500 per troy ons.

"Jika kebijakan tarif ini benar-benar diberlakukan dan mendapat perlawanan aktif dari China, ditambah dengan potensi penurunan suku bunga The Fed, harga emas sangat mungkin melanjutkan reli kenaikannya," jelasnya.

Sementara itu, banyak pengamat memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga sebanyak dua hingga tiga kali sepanjang tahun ini.

Kondisi ini diyakini akan memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: Apa Itu Trading Halt? Ini Pengertian, Aturan, dan Dampaknya Bagi Investor

Trading Emas di Era Digital

Perkembangan teknologi telah mengubah cara berinvestasi emas. Dahulu, masyarakat harus membeli emas fisik dengan tantangan keamanan dan penyimpanan.

Kini, lewat platform online seperti yang ditawarkan Didimax, transaksi emas bisa dilakukan dalam bentuk kontrak derivatif dengan modal lebih ringan dan akses yang lebih fleksibel.

Pasar emas internasional sendiri buka hampir 24 jam selama hari kerja, memungkinkan siapa saja, dari berbagai latar belakang, untuk berpartisipasi dalam perdagangan emas.

Fleksibilitas ini menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi pekerja penuh waktu maupun masyarakat yang mencari alternatif investasi jangka pendek.

Namun, Reza mengingatkan pentingnya edukasi sebelum terjun ke dunia trading.

"Sebelum memanfaatkan peluang di pasar emas, pemahaman mendalam tentang manajemen risiko, psikologi trading, dan strategi pasar menjadi kunci utama," katanya.

Didimax saat ini menyediakan program edukasi trading gratis yang tidak hanya menawarkan teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi pasar nyata.

Melalui pendekatan ini, peserta diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengambil keputusan di pasar emas yang dinamis.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.