Investor Kakap Dorong Lonjakan Bitcoin ke Level Tertinggi

AKURAT.CO Lonjakan harga Bitcoin yang menembus angka USD93.000 baru-baru ini mengejutkan banyak pihak. Namun, di balik kenaikan ini, terdapat dinamika berbeda dari biasanya.
Kenaikan tersebut bukan dipicu oleh aktivitas investor ritel melalui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), melainkan oleh akumulasi besar-besaran yang dilakukan oleh institusi finansial.
Dikutip dari laman Pintu, Sabtu (26/4/2025), John D’Agostino dari Coinbase Institutional mengungkapkan dalam wawancara dengan CNBC bahwa para investor institusional dan dana kekayaan negara menjadi motor utama di balik lonjakan harga ini.
Ada tiga faktor utama yang mendorong ketertarikan institusi besar terhadap Bitcoin yaitu Pertama adalah fenomena de-dolarisasi, di mana sejumlah negara dan lembaga keuangan mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat di tengah ketidakpastian global.
Faktor kedua adalah perubahan persepsi terhadap Bitcoin. Dulu, Bitcoin kerap diidentikkan dengan sektor teknologi tinggi, sejajar dengan saham-saham seperti Nvidia.
Ketiga, Bitcoin kini dianggap sebagai bagian dari keranjang lindung nilai terhadap inflasi. Pedagang komoditas berpengalaman mulai memasukkan Bitcoin dalam lima besar aset untuk melindungi nilai kekayaan mereka, bersama dengan emas dan komoditas strategis lainnya.
Meningkatnya minat institusional terhadap Bitcoin juga tercermin dari peluncuran perusahaan investasi baru, Twenty One Capital.
Langkah ini memperkuat keyakinan bahwa Bitcoin tidak hanya menjadi instrumen spekulasi ritel, tetapi juga mulai menempati posisi penting dalam portofolio institusional.
Sementara itu, altcoin seperti Ethereum, Solana, dan Cardano belum menunjukkan performa serupa dengan Bitcoin. Data dari CoinDesk 20 (CD20) menunjukkan bahwa indeks aset digital utama justru turun 3% dalam sebulan terakhir.
Meski pada awalnya investor ritel menarik dana dari ETF Bitcoin, tren ini mulai berbalik seiring dengan kenaikan harga. Data dari SoSoValue mencatat adanya inflow ke ETF Bitcoin sebesar lebih dari USD900 juta selama dua hari berturut-turut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









