Akurat
Pemprov Sumsel

Bank Mandiri Bukukan Pertumbuhan Kredit 16,5%, Digitalisasi Jadi Mesin Baru

Demi Ermansyah | 19 Mei 2025, 14:15 WIB
Bank Mandiri Bukukan Pertumbuhan Kredit 16,5%, Digitalisasi Jadi Mesin Baru

AKURAT.CO Di tengah perlambatan ekonomi nasional kuartal I 2025, Bank Mandiri mencatatkan kinerja solid dengan pertumbuhan kredit konsolidasi mencapai Rp1.672 triliun atau naik 16,5% yoy.

Fokus pembiayaan diarahkan ke sektor konstruksi, energi, makanan dan minuman, serta industri padat karya yang resilien.

Menurut Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, transformasi digital menjadi kunci utama pertumbuhan.

Baca Juga: Bank Mandiri: Konsumsi Tetap Kuat, Inflasi Terkendali Jadi Modal RI Hadapi 2025

Hingga Maret 2025, pengguna Livin’ by Mandiri telah menembus 30,7 juta dengan total nilai transaksi mencapai Rp1.070 triliun, naik 16% yoy.

“Kami juga mencatat Kopra by Mandiri menyumbang nilai transaksi Rp6.000 triliun dengan pertumbuhan 23% yoy. Ini menunjukkan bagaimana strategi digital mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan global,” ujar Andry.

Secara keseluruhan, total volume transaksi digital Bank Mandiri mencapai Rp7.066 triliun atau naik 21,9% yoy. Efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari rasio Cost to Income (CIR) yang terjaga di angka 38,2%.

Baca Juga: Bank Mandiri Turunkan Proyeksi Ekonomi 2025, Sinyal Awal Lesunya Investasi Pasca Pemilu

Rasio kredit bermasalah (NPL) juga tetap terkendali di level 1,01%, dengan Cost of Credit (CoC) turun menjadi 0,71%. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,2% menjadi Rp1.748 triliun, dengan komposisi CASA sebesar 77,1% secara bank only.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.