Akurat
Pemprov Sumsel

Krom Bank Fokus Perkuat Modal untuk Dorong Pertumbuhan Laba Berkelanjutan

Hefriday | 21 Mei 2025, 10:40 WIB
Krom Bank Fokus Perkuat Modal untuk Dorong Pertumbuhan Laba Berkelanjutan

AKURAT.CO PT Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI) memantapkan arah strategisnya untuk memperkuat pertumbuhan laba secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari sejumlah keputusan penting yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik.

Salah satu keputusan utama dalam RUPST adalah pengalokasian seluruh laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp124 miliar untuk memperkuat saldo laba ditahan (retained earning). Tidak ada dividen yang dibagikan. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat struktur permodalan untuk mendukung ekspansi dan inovasi jangka panjang.

“Keputusan pemegang saham menjadi fondasi strategis bagi pertumbuhan bisnis kami. Dengan memperkuat modal, kami memiliki fleksibilitas lebih untuk berinvestasi pada pengembangan produk dan inisiatif baru yang akan mendorong peningkatan laba di masa depan,” ujar Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga: Lagi, Krom Bank Lego Aset Rp2,95 Miliar

Secara fundamental, Krom Bank menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2024. Pendapatan bunga bersih (audited) meningkat signifikan hingga 125% year-on-year (Y-o-Y) menjadi Rp965 miliar. Pertumbuhan ini selaras dengan peningkatan volume penyaluran kredit yang melonjak 131% menjadi Rp4,25 triliun.

Tidak hanya itu, total aset Krom Bank juga tumbuh tajam sebesar 83% Y-o-Y menjadi Rp6,65 triliun, mencerminkan strategi ekspansi yang agresif namun terukur. Dana Pihak Ketiga (DPK) turut melonjak hampir sembilan kali lipat menjadi Rp3,16 triliun dari Rp348 miliar pada 2023, memperkuat basis dana murah untuk pembiayaan.

Dalam Paparan Publik, manajemen mengungkapkan bahwa pertumbuhan DPK terus berlanjut pada kuartal I-2025, mencapai Rp4,6 triliun atau naik 44,7% Year-to-Date (YTD). Hal ini didorong oleh strategi produk simpanan seperti deposito dengan imbal hasil kompetitif hingga 8,75% per tahun.

Anton menegaskan bahwa pertumbuhan dana pihak ketiga yang kuat membuka ruang untuk memperluas penyaluran kredit yang pada gilirannya akan mendongkrak laba operasional. “Kami menjaga keseimbangan antara suku bunga yang menarik bagi nasabah dan efisiensi biaya dana agar tetap kompetitif,” ujarnya.

Baca Juga: Rilis Aplikasi Digital Bank, Begini Tapak Tilas Evolusi Perbankan versi Bos Krom Bank

Dari sisi kredit, Krom Bank mencatatkan pertumbuhan penyaluran sebesar 17,7% secara YTD hingga akhir Maret 2025. Yang patut dicatat, ekspansi kredit dilakukan secara prudent dengan rasio non-performing loan (NPL) gross tetap rendah di angka 2,82% dan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 109,34%.

Krom Bank juga menggarisbawahi strategi jangka menengah yang mencakup pengembangan layanan digital berbasis teknologi. Inovasi ini dirancang untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru dari layanan digital non-bunga.

Untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan laba, manajemen berkomitmen menjalankan strategi efisiensi operasional, memperkuat likuiditas, dan terus menyalurkan kredit secara selektif pada sektor-sektor produktif. Selain itu, bank ini akan terus mengkaji peluang kolaborasi strategis untuk memperluas jangkauan pasar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi