Trump Media Investasikan Rp33 Triliun ke Bitcoin, Dorong Transformasi Strategi Keuangan

AKURAT.CO Trump Media and Technology Group Corp, perusahaan di balik platform media sosial konservatif Truth Social, membuat gebrakan besar dengan mengumumkan investasi sebesar USD2 miliar atau setara sekitar Rp33 triliun (dengan kurs Rp16.500 per USD) dalam Bitcoin dan sekuritas terkait.
Langkah ini menjadikan aset kripto tersebut sebagai komponen utama dari portofolio keuangan perusahaan.
Dikutip dari laman Pintu, Selasa (22/7/2025), menurut laporan resmi perusahaan, investasi tersebut setara dengan kepemilikan sekitar 17.000 BTC pada harga pasar saat ini. Ini mencerminkan strategi pengelolaan kas yang agresif, di mana Bitcoin kini menyumbang dua pertiga dari total aset likuid perusahaan yang berjumlah USD3 miliar.
Baca Juga: Apa Itu Chronic Venous Insufficiency? Ini Gejala yang Tengah Dialami Donald Trump
Tak hanya itu, Trump Media juga mengalokasikan tambahan USD300 juta untuk pembelian opsi Bitcoin. Strategi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk menambah kepemilikan BTC di masa depan, tergantung pada kondisi pasar. Konversi opsi menjadi BTC akan dilakukan secara strategis sesuai dengan arah pergerakan pasar kripto.
CEO Trump Media, Devin Nunes, menegaskan bahwa strategi ini bukan sekadar langkah spekulatif, melainkan bentuk perlindungan perusahaan dari diskriminasi institusi keuangan tradisional.
“Kami menjalankan strategi publik yang terukur. Aset ini bukan hanya menjamin kebebasan finansial, tapi juga melindungi kami dari perlakuan tidak adil dari lembaga keuangan,” ujar Nunes.
Lebih lanjut, Devin Nunes menjelaskan bahwa investasi dalam aset kripto ini juga akan mendukung peluncuran token utilitas di ekosistem Truth Social. Token ini nantinya dapat digunakan sebagai alat pembayaran atau insentif pengguna di berbagai layanan digital dalam platform tersebut, meningkatkan integrasi dan pengalaman pengguna.
Pengumuman ini disambut positif oleh pasar. Harga saham Trump Media dengan kode DJT mengalami lonjakan hingga 6,5% tak lama setelah kabar investasi diumumkan. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap arah baru perusahaan dalam memanfaatkan aset digital sebagai pendorong pertumbuhan.
Baca Juga: Surat Cinta Donald Trump
Tak hanya fokus pada kripto, Trump Media sebelumnya juga telah meluncurkan program pembelian kembali saham senilai USD400 juta. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa program tersebut tidak akan mengganggu strategi pengelolaan kas Bitcoin senilai USD2 miliar yang tetap menjadi prioritas.
Perusahaan juga berhasil menghimpun dana sebesar USD2,5 miliar dari 50 investor institusional melalui skema pendanaan swasta. Dana tersebut digunakan untuk memperkuat cadangan kas Bitcoin dengan dukungan dari penyedia layanan kustodian ternama seperti Crypto.com dan Anchorage Digital.
Dengan semua langkah strategis ini, Trump Media menegaskan posisinya sebagai pelaku media yang adaptif terhadap era keuangan digital. Komitmen mereka terhadap Bitcoin bukan hanya mencerminkan visi investasi jangka panjang, tetapi juga sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem finansial konvensional yang dianggap membatasi kebebasan berekspresi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










