Laba Bersih WTON Susut 75 Persen ke Rp4,35 Miliar di Semester I-2025

AKURAT.CO PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) membukukan kinerja yang lesu di sepanjang semester I-2025.
Dari sisi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk misalnya, per 30 Juni 2025 hanya sebesar Rp4,35 milliar, turun 75,7% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang mencapai Rp17,89 millar pada Sementer I-2024.
Untuk laba per saham (laba bersih dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan Rp8,715 miliar), juga susut dari Rp7,46 per 31 Desember 2024 menjadi Rp0,50 per 30 Juni 2025.
Capaian ini juga tak beda jauh dengan laba kotor yang dibukukan perseroan, yang juga turun dari Rp145,12 miliar ke Rp90,82 miliar di periode tersebut, berdasarkan laporan keuangan WTON yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Entitas WIKA Beton Hadapai Gugatan PKPU
Pendapatan usaha tercatat terjun 28,64% dari Rp2,19 triliun per Juni 2024 menjadi Rp1,57 triliun. Namun perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 27,8% dari Rp2,05 trilun menjadi Rp1,48 triliun per Juni 2025.
Jika dirinci, pendapatan usaha tersebut terdiri dari produk putar (Tiang Beton, meliputi tiang listrik distribusi, tiang listrik transmisi, tiang telepon, tiang listrik jalan rel, dan tiang lampu; Tiang Pancang meliputi, tiang pancang bulat berongga, dan tiang pancang kotak berongga, dan cylinder pile serta produk pipa beton atau hydro structure concrete product meliputi core type pre-stressed concrete pipes.) Rp785,73 miliar.
Kemudian produk non putar sebesar Rp588,49 miliar. Ini termasuk Tiang Pancang Segi Empat Masif (PC Square Pile) dan Tiang Pancang Segitiga (PC Triangular Pile); Bantalan Jalan Rel (PC Sleepers), Bantalan Wessel (PC Turnout Sleepers), dan Bantalan Jalan Lori (Lori PC Sleepers); Balok Jembatan yang meliputi Girder (I Girder, U Girder, V Girder, T Girder, dan Box Girder), Voided Slab Double Tee, Full Depth Slab, dan Half Slab ; Dinding Penahan Tanah yang meliputi Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP), Flat Prestressed Concrete Sheet Pile (FCSP), dan Flat Reinforced Concrete Sheet Pile (FRC Sheet Pile).
Lalu Breakwater (Tetrapod, A-Jack), Komponen Dermaga yang meliputi pilecap, fender, half slab, full slab, dan U-Beam . Selain itu ada juga produk Hydro Concrete Product yang meliputi Box Culvert, U-Ditch, dan U-Gutter dan produk beton untuk bangunan gedung yang meliputi Dinding Pracetak (Precast Wall), Hollow Core Slab, Concrete Slab, Kolom, Balok, Tangga.
Kemudian pendapatan jasa Rp153,13 miliat serta pendapatan konstruksi Rp41,94 miliar.
Setelah dikurangi beban usaha, laba usaha WTON pada semester I-2025 tercatat Rp11,38 miliar, susut 79,94% dari Rp66,73 milliar pada periode yang sama tahun 2024. Perseroan mencatat laba sebelum pajak Rp7,93 milliar per Juni 2025, turun 60,23% dari Rp19,94 miliar per Juni 2024.
Dari sisi neraca, jumlah aset WTON turun 4,02% dari Rp7,19 triliun per 31 Desember 2024 menjad Rp6,70 triliun per 30 Juni 2025. Jumlah liabilitas perseroan turun 14% dari Rp3,51 triliun menjadi Rp3,01 triliun per 30 Juni 2025. Sementara ekuitas tak bergerak di kisaran Rp3,69 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









