Gaduh Pemblokiran Rekening Dormant, Misbakhun: Kebijakan Pemerintah Harus Disosialisasikan
Hefriday | 5 Agustus 2025, 13:05 WIB

AKURAT.CO Pemblokiran rekening tidak aktif atau dormant menuai perhatian publik. Banyak masyarakat yang merasa dirugikan oleh kebijakan ini.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya sosialisasi sebelum penerapan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kita hidup bermasyarakat. Kebijakan pemerintah harus disosialisasikan dengan baik agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujar Misbakhun usai menghadiri Seminar Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Ia menjelaskan, praktik peringatan terhadap rekening pasif sebenarnya telah memiliki regulasi yang diatur OJK, termasuk prosedur pemberitahuan kepada nasabah sebelum rekening dinyatakan tidak aktif.
Menurutnya, sebagian masyarakat sengaja menyimpan uang di bank dalam jangka panjang, termasuk kalangan pensiunan dan warga negara yang tinggal di luar negeri. Kondisi tersebut, katanya, tidak bisa serta merta dijadikan alasan pemblokiran.
“Ada banyak alasan kenapa rekening bisa tidak aktif. Misalnya orang tinggal di luar negeri atau sengaja menabung dalam jangka panjang. Itu bukan pelanggaran,” jelasnya.
Misbakhun menambahkan, pemerintah memang memiliki kepentingan mencegah penyalahgunaan rekening, seperti dalam kasus judi online. Namun ia mengingatkan agar tindakan preventif tidak dilakukan secara serampangan dan menimbulkan keresahan baru di masyarakat.
Dirinya menyambut baik langkah Presiden RI yang membatalkan kebijakan pemblokiran rekening tidak aktif karena dinilai belum melalui proses komunikasi publik yang memadai. “Langkah Presiden sangat tepat. Ini menunjukkan negara mendengarkan suara rakyat,” tegasnya.
Misbakhun pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk bank, OJK, dan kementerian terkait, untuk merancang ulang kebijakan semacam ini secara inklusif. “Tujuannya memang baik, untuk mencegah kejahatan finansial. Tapi pendekatannya harus manusiawi dan komunikatif,” tukas Misbakhun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









