CEO Coinbase Prediksi Bitcoin Bisa Sentuh USD1 Juta pada 2030

AKURAT.CO Setelah sempat terkoreksi dalam dua hari terakhir, harga Bitcoin kembali menemukan momentum dukungan.
Di tengah situasi pasar yang masih bergejolak, CEO Coinbase Brian Armstrong melontarkan prediksi ambisius, yakni Bitcoin berpotensi menembus harga USD1 juta per koin pada tahun 2030.
Dikutip dari laman Pintu, Minggu (24/8/2025), pernyataan tersebut ia sampaikan dalam podcast “Cheeky Pint” bersama salah satu pendiri Stripe, John Collison. Armstrong kemudian mengunggah potongan wawancara itu di akun X miliknya.
Baca Juga: Mengintip Peluang Reli Baru Bitcoin
Meski menegaskan bahwa prediksi tersebut bukanlah saran investasi, ia menyebut kombinasi faktor regulasi dan adopsi global sebagai alasan optimisme.
Menurut Armstrong, kejelasan regulasi di Amerika Serikat menjadi katalis utama. Ia menyoroti perkembangan aturan seperti GENIUS Act yang berkaitan dengan stablecoin, serta pembahasan rancangan undang-undang struktur pasar di Senat.
Lebih jauh, ia mengklaim bahwa langkah pemerintah AS mulai menyimpan cadangan Bitcoin memperkuat kemungkinan skenario harga fantastis tersebut.
“Bitcoin bisa menjadi mata uang cadangan dunia,” ujar Armstrong.
Dirinya menilai kripto terbesar ini semakin relevan di tengah menurunnya kepercayaan terhadap mata uang fiat dan meningkatnya beban defisit global.
Prediksi Armstrong datang pada saat harga Bitcoin berada di kisaran USD113 ribu, setelah sempat menyentuh rekor USD124,4 ribu di awal bulan. Koreksi harga terjadi akibat tekanan makroekonomi, termasuk risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC), data pengangguran, serta pidato Ketua The Fed Jerome Powell di forum Jackson Hole.
Meski volatilitas tinggi masih membayangi, komentar Armstrong dianggap memberi sentimen positif. Pasar menilai pandangan bullish dari figur sekelas CEO Coinbase dapat mengembalikan optimisme investor yang sempat tertekan.
Baca Juga: Bitcoin Treasury, Strategi Keuangan Korporat di Era Baru Kripto
Namun, analis tetap memberi peringatan. James McKay dari McKay Research menekankan bahwa level USD124 ribu harus kembali ditembus dan dipertahankan sebelum berbicara tentang harga fantastis di masa depan.
“Mari coba bertahan di level 124 ribu dulu, teman-teman,” tulisnya di X.
Meski begitu, McKay mengakui proyeksi 1 juta dolar tidak mustahil, mengingat lembaga keuangan seperti Standard Chartered pernah memperkirakan Bitcoin mencapai USD500 ribu pada 2028.
Prediksi Armstrong juga sejalan dengan pandangan sejumlah tokoh besar di industri, termasuk Jack Dorsey, Cathie Wood, hingga mantan CEO Binance, Changpeng Zhao. Mereka sama-sama melihat Bitcoin berpotensi menembus USD1 juta dalam satu dekade mendatang, seiring meningkatnya minat institusi dan berkembangnya produk investasi seperti ETF kripto.
Kendati demikian, banyak pihak menekankan bahwa jalan menuju harga fantastis tersebut tidak akan mulus. Volatilitas pasar, kebijakan moneter global, hingga dinamika geopolitik masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi arah Bitcoin. Investor pun diimbau tetap berhati-hati dan tidak terbawa euforia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









