Pasar Kripto Global Naik Tipis, Bitcoin Tembus Rp1,83 Miliar

AKURAT.CO Pasar aset kripto mencatat kenaikan tipis dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data Coinmarketcap pada Kamis (4/9/2025), kapitalisasi pasar kripto global naik 0,25% menjadi USD3,82 triliun.
Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi terbesar, terpantau menguat 0,1% dalam sehari terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran USD111.259 per koin atau setara Rp1,83 miliar dengan kurs Rp16.462.
Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto utama juga ikut mengalami penguatan. Ethereum (ETH) naik 0,48% menjadi USD4.321, Binance Coin (BNB) melonjak 1,28% ke level USD856, Solana (SOL) menguat 0,29% menjadi USD204, Dogecoin (DOGE) naik signifikan 1,97% ke posisi USD0,21, dan XRP meningkat 0,87% menjadi USD2,82.
Baca Juga: Dogecoin: dari Meme Lucu Jadi Aset Kripto Populer
Penguatan pasar ini terjadi di tengah tiga kabar besar yang ramai dibicarakan pelaku industri. Pertama, regulator keuangan Amerika Serikat mulai mempertimbangkan penerapan pasar modal dengan sistem perdagangan 24 jam penuh. Kedua, perusahaan modal ventura asal Asia, Sora Ventures, meluncurkan dana treasury Bitcoin senilai USD1 miliar. Ketiga, muncul laporan investigasi terkait blunder fatal di tubuh Securities and Exchange Commission (SEC).
SEC bersama Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dalam pernyataan bersama menyebut sedang mengkaji kemungkinan pasar modal yang tidak pernah tutup alias berjalan 24/7. Menurut mereka, hal ini sejalan dengan perkembangan keuangan berbasis blockchain yang memang beroperasi tanpa henti di seluruh dunia.
Meski begitu, regulator menegaskan penerapan perdagangan non-stop tidak bebas risiko. Beberapa jenis aset dinilai bisa sesuai dengan sistem tersebut, tetapi tidak semua produk keuangan cocok untuk diperdagangkan tanpa jeda.
Sementara itu, Sora Ventures membuat gebrakan di ajang Taipei Blockchain Week dengan meluncurkan Bitcoin Treasury Fund bernilai jumbo, mencapai USD1 miliar. Dana tersebut ditargetkan terkumpul penuh dalam enam bulan mendatang, dengan dukungan awal senilai USD200 juta dari sejumlah institusi Asia.
CEO Sora Ventures, Jason Fang, menyebut langkah ini sebagai upaya mempercepat adopsi Bitcoin di kalangan korporasi. Menurutnya, Bitcoin dapat dijadikan bagian dari cadangan keuangan perusahaan sebagaimana emas atau instrumen lain.
Baca Juga: OJK Dorong Investor Kripto Perkuat Literasi dan Manajemen Risiko
“Tujuan kami adalah menjembatani strategi Bitcoin dengan pasar ekuitas Asia,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Sabtu (6/9/2025).
Dari sisi lain, SEC justru menghadapi sorotan tajam setelah laporan Office of Inspector General (OIG) menemukan adanya kesalahan fatal dalam manajemen data. Pesan teks penting dari ponsel mantan Ketua SEC, Gary Gensler, terhapus permanen selama hampir setahun akibat kebijakan otomatis yang salah dipahami.
Yang lebih krusial, sebagian pesan yang hilang diyakini berkaitan dengan penindakan terhadap perusahaan kripto dan para pendirinya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa publik, pengadilan, bahkan Kongres tidak akan pernah mengetahui isi komunikasi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









