Akurat
Pemprov Sumsel

Minim Investasi Jadi Kendala Milenial Penuhi Kebutuhan Masa Depan

Hefriday | 7 September 2025, 17:45 WIB
Minim Investasi Jadi Kendala Milenial Penuhi Kebutuhan Masa Depan

AKURAT.CO Banyak milenial sudah bekerja bertahun-tahun, tetapi tabungan dan aset yang dimiliki masih minim. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya perhatian pada investasi.

Investasi sering dianggap rumit atau penuh risiko, sehingga banyak yang menundanya. Akibatnya, kesempatan untuk menumbuhkan kekayaan dari waktu ke waktu terlewatkan.
 
Kesalahan lain adalah menaruh seluruh uang hanya di tabungan biasa. Padahal, tabungan tidak bisa mengimbangi inflasi yang terus naik setiap tahun.
 
 
Akibatnya, daya beli uang justru berkurang dari waktu ke waktu. Sementara itu, kebutuhan masa depan seperti membeli rumah atau dana pensiun semakin sulit dicapai.
 
Dikutip dari beberapa sumber, Minggu (7/9/2025), berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan kaum Milenial untuk memulai investasi. 
 
Tips pertama adalah memulai investasi dari instrumen sederhana. Reksadana pasar uang atau emas bisa menjadi pilihan aman untuk pemula.
 
Setelah lebih paham, milenial bisa mempertimbangkan saham, obligasi, atau aset digital dengan porsi sesuai profil risiko.
 
Prinsip penting lain adalah diversifikasi. Jangan menaruh seluruh uang di satu instrumen saja, agar risiko bisa tersebar.
 
Selain itu, jangan menunda. Semakin cepat memulai, semakin besar manfaat dari efek compound interest atau bunga berbunga.
 
Milenial juga perlu belajar literasi keuangan agar tidak mudah terjebak pada investasi bodong. Pemahaman dasar tentang risiko dan potensi keuntungan adalah bekal penting.
 
Dengan berinvestasi sejak dini, milenial bisa membangun aset untuk masa depan, mulai dari dana darurat, biaya pendidikan anak, hingga tabungan pensiun.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa