AKURAT.CO PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK) menambah modal ditempatkan dan disetor pada anak usahanya, PT Bukaka Mega Investama, sebanyak 400.000 lembar saham senilai total Rp400 miliar.
Aksi korporasi ini tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Bukaka Mega Investama tertanggal 29 September 2025, serta Keterbukaan Informasi ke BEI Nomor 046/BTU/DIR-CORSEC/X/25/AAS-ac.
Direktur Utama Bukaka Teknik Utama, Irsa Kamaruddin, menjelaskan bahwa penambahan modal tersebut dilakukan untuk memperkuat permodalan anak usaha di sektor konstruksi dan manufaktur.
Baca Juga: Kejagung Periksa Empat Pihak PT Bukaka Terkait Korupsi Proyek Tol
“Dalam rangka pengembangan bisnis anak perseroan yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perseroan dan berpotensi menjadi tambahan pendapatan dan laba bagi perseroan sebagai pemegang saham," ujar Irsa dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Jumat (3/10/2025).
Dengan penyertaan modal baru, jumlah saham yang ditempatkan di PT Bukaka Mega Investama bertambah dari 1.600.200 lembar senilai Rp1,6 triliun menjadi 2.00.200 lembar senilai Rp2,0002 triliun.
Dari jumlah tersebut, Bukaka Teknik Utama memegang 99,93% atau sebanyak 1.998.700 lembar saham, sementara sisanya sebesar 0,07% dimiliki oleh PT Bukaka Energi.
Irsa menegaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi antara perseroan terbuka dengan anak usaha yang kepemilikan sahamnya melebihi 99%. Berdasarkan aturan OJK, transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban menggunakan jasa penilai independen karena bukan merupakan transaksi benturan kepentingan.
POJK Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan pasal 6 ayat (1) huruf b menyebutkan transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban keterbukaan informasi menggunakan jasa Penilai untuk menentukan kewajaran nilai transaksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










