Rosan: Investasi Berkualitas Jadi Kunci Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan bahwa investasi akan menjadi motor utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen pada 2029.
Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menekankan pentingnya mendorong investasi yang tidak hanya besar secara nominal akan tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.
Rosan menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan investasi senilai Rp13.032 triliun selama periode 2025–2029.
Baca Juga: Rosan: Danantara Timbulkan Keyakinan Investor Asing untuk Berinvestasi di Tanah Air
Target tersebut diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
“Investasi memiliki peran signifikan dalam struktur pertumbuhan ekonomi kita. Dari total pertumbuhan ekonomi, sekitar 28–29 persen kontribusinya berasal dari sektor investasi,” ujar Rosan di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ia menambahkan, selama satu dekade terakhir, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp9.100 triliun. Peningkatan target hampir 40% pada periode lima tahun mendatang dianggap realistis dengan dukungan kebijakan yang pro-investasi, infrastruktur yang semakin baik, serta stabilitas politik dan makroekonomi.
Namun, Rosan menekankan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar angka investasi, tetapi juga kualitasnya. Fokus utama diarahkan pada investasi yang ramah lingkungan, berorientasi ekspor, dan memiliki nilai tambah tinggi melalui hilirisasi industri.
“Yang kami tekankan bukan hanya dari segi jumlah, tapi juga kualitas. Investasi yang berkelanjutan dan mendukung transformasi ekonomi nasional menjadi prioritas,” katanya.
Baca Juga: Rosan Lapor ke Prabowo, Indonesia Kini Bisa Punya Lahan di Mekkah
Sektor mineral dan energi menjadi contoh konkret strategi hilirisasi yang tengah dikembangkan. Pemerintah berupaya memastikan setiap investasi di sektor tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan transfer teknologi, serta memperkuat rantai pasok industri domestik.
“Jika kualitas investasi terjaga, pertumbuhan 8 persen bukan hanya ambisi, tapi bisa menjadi pencapaian nyata,” kata Rosan menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








