Akurat
Pemprov Sumsel

Menkeu Purbaya: Dana Rp200 Triliun Bukan Kebijakan Besar, tapi Lihat Dampaknya!

Demi Ermansyah | 16 Oktober 2025, 20:25 WIB
Menkeu Purbaya: Dana Rp200 Triliun Bukan Kebijakan Besar, tapi Lihat Dampaknya!

AKURAT.CO Pemerintah menempuh langkah tidak biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Kementerian Keuangan memutuskan mengalihkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke perbankan nasional, terutama ke bank-bank milik negara, guna memperkuat likuiditas dan mempercepat penyaluran kredit ke sektor riil.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah program besar, namun memiliki efek berganda yang kuat terhadap perputaran ekonomi.

“Sekilas terlihat besar, padahal bukan kebijakan besar. Tapi dampaknya terasa sekali di perekonomian,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,6 Persen

Lebih lanjut Menkeu mengungkapkan bahwa dana tersebut sebelumnya mengendap di bank sentral tanpa memberikan dampak langsung terhadap kegiatan ekonomi.

Oleh karena itu, lanjut Purbaya, dengan dipindahkan ke perbankan nasional, dana itu kini menjadi sumber pembiayaan bagi dunia usaha, terutama sektor swasta dan UMKM.

“Begitu likuiditas bertambah, bank bisa lebih leluasa menyalurkan kredit. Ini yang membuat ekonomi berputar dan kepercayaan pasar meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, instrumen fiskal ini sengaja digunakan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Langkah tersebut diharapkan dapat memicu efek berantai mulai dari peningkatan konsumsi, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja.

Namun, Purbaya menekankan pentingnya disiplin perbankan dalam menyalurkan dana tersebut secara produktif. Ia juga mengingatkan agar Bank Indonesia tidak menyerap kembali likuiditas yang sudah digelontorkan ke sistem keuangan.

Baca Juga: Kemenkeu Kaji Tambahan Penempatan Dana di Bank Himbara

“Saya sudah pesan ke bank sentral, jangan serap lagi dananya. Kalau diserap, ya percuma. Tapi kalau bisa dimanfaatkan dengan baik, dampaknya luar biasa,” terangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.