Enggak Cuma dari China, Australia Juga Kepincut NTBK!

AKURAT.CO Saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) makin jadi bahan omongan di kalangan pelaku pasar.
Setelah sebelumnya kabar perusahaan asal China disebut-sebut tertarik bermitra dengan emiten konstruksi dan alat berat ini, kini giliran perusahaan dari Australia yang dikabarkan ikut naksir!
Menurut sumber pasar, perusahaan asal Negeri Kanguru itu saat ini telah mengirimkan NDA (Non Disclosure Agreement) untuk melihat lebih dalam potensi bisnis NTBK, terutama di sektor energi, migas, dan infrastruktur.
“Mereka lihat NTBK punya prospek besar di proyek-proyek nasional dan energi baru terbarukan,” ujar sumber yang enggan disebut namanya, Jumat (24/10/2025).
NTBK Jadi Incaran Investor Asing
Tren minat asing terhadap NTBK sepertinya makin kuat. Dalam beberapa pekan terakhir, volume transaksi saham NTBK meningkat, dan analis mulai melihat adanya pola akumulasi dari investor institusi.
NTBK memang dikenal punya rekam jejak di proyek-proyek strategis nasional dan terbuka terhadap kerja sama dengan mitra global.
Dalam keterangannya, manajemen NTBK menyebut perusahaan siap berkolaborasi sepanjang sejalan dengan visi pertumbuhan berkelanjutan.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Menteri Berkinerja Terbaik Versi ARCI, Bahlil Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil
“Kami menyambut baik peluang kerja sama yang bisa memperkuat posisi NTBK di sektor konstruksi nasional,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.
Analis pasar modal menilai, kabar minat dari Australia ini jadi sinyal positif untuk saham NTBK.
Menurut analis senior pasar modal Dimas Prakoso, langkah ini menunjukkan bahwa bukan cuma investor Asia Timur yang mulai melirik, tapi kini investor dari Australia juga turut memperhitungkan sektor konstruksi Indonesia.
“Sekarang bukan cuma investor Asia Timur, tapi Australia juga mulai melirik. Ini tanda sektor konstruksi Indonesia mulai naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, analis lain, Randy Wiranata, mengatakan sentimen asing terhadap NTBK bisa berlanjut jika perusahaan mampu menunjukkan transparansi dan kinerja keuangan yang solid.
“Pasar saat ini haus akan emiten yang punya cerita pertumbuhan menarik. Kalau NTBK bisa menjaga momentum dan menunjukkan progres nyata, saham ini berpotensi lanjut rally,” jelas Randy.
Dalam sepekan perdagangan 6–10 Oktober 2025, saham NTBK melonjak 146,67%, dari sekitar Rp60 ke Rp148 per saham.
Pada 8 Oktober 2025, saham NTBK bahkan sempat naik 34% dalam satu hari dan ramai antrean beli melebihi 190 juta lembar di harga atas.
Dengan fundamental solid, dan rencana ekspansinya ke proyek energi dan infrastruktur, NTBK kini masuk pantaian sebagai kandidat transformasi besar di bursa.
Baca Juga: PIK Tourism Board Tampilkan Konsep Urban Terpadu di ITB Asia 2025
Meski begitu, analisis mendalam dan manajemen risiko tetap jadi kunci bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








