Inflasi AS Turun, Investor Whale Gencar Akumulasi PEPE, CAKE dan WLFI

AKURAT.CO Rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan memicu gelombang optimisme baru di pasar kripto.
Crypto whale atau investor besar dengan kepemilikan aset dalam jumlah masif, tercatat meningkatkan akumulasi pada sejumlah altcoin utama setelah Consumer Price Index (CPI) bulan September dirilis pada 24 Oktober 2025.
Berdasarkan laporan pasar, inflasi AS tercatat 3,0%, sedikit di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan 3,1%. Angka ini memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mengambil sikap lebih longgar atau dovish terhadap kebijakan suku bunga.
Dikutip dari Crypto, Minggu (26/10/2025) dalam kondisi ini, para whale tampak memposisikan diri lebih awal dengan membeli tiga altcoin yang diyakini akan memimpin reli pasar berikutnya, yakni Pepe (PEPE), PancakeSwap (CAKE), dan World Liberty Financial (WLFI).
Altcoin pertama yang mencuri perhatian adalah Pepe (PEPE). Token meme berbasis Ethereum ini melonjak lebih dari 6% dalam sepekan, seiring peningkatan signifikan dalam kepemilikan oleh whale.
Secara teknikal, pergerakan harga PEPE menunjukkan potensi breakout. Sejak 13 Oktober, token ini membentuk pola segitiga simetris, yang kerap mendahului lonjakan harga tajam.
Meski demikian, PEPE masih tergolong volatil. Penurunan di bawah USD0,0000069 dapat memicu koreksi menuju USD0,0000064. Namun, selama para whale terus menambah kepemilikan dan harga tetap dalam pola penguatan, PEPE diyakini masih menjadi salah satu aset berisiko tinggi dengan potensi keuntungan besar.
Selanjutnya, PancakeSwap (CAKE) turut menjadi incaran. Aset DeFi yang berbasis di jaringan BNB Chain ini mengalami peningkatan kepemilikan besar oleh whale setelah rilis CPI.
Dari sisi teknikal, CAKE menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang solid. Pola higher low yang terbentuk sejak awal Oktober mengindikasikan tekanan jual mulai berkurang.
Altcoin ketiga yang mendapat sorotan adalah World Liberty Financial (WLFI), token yang kerap dikaitkan dengan narasi politik pro-Trump. Para whale diketahui meningkatkan kepemilikan mereka hingga 18,78% dalam 24 jam, dengan total mencapai 12,13 juta WLFI senilai sekitar USD1,57 juta.
Peningkatan ini terjadi bersamaan dengan ekspektasi pertemuan antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang diperkirakan dapat memicu spekulasi baru di pasar kripto.
Meski ketiganya masih tergolong aset volatil, tren akumulasi whale menunjukkan adanya keyakinan terhadap pemulihan pasar kripto dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








