Mengenal Zcash, Koin Privasi Yang Jadi Pusat Perhatian di Tengah Institusionalisasi Bitcoin
Hefriday | 6 November 2025, 13:03 WIB

AKURAT.CO Di tengah tren pelemahan sejumlah aset kripto besar, Zcash (ZEC) justru mencatat lonjakan harga yang signifikan pada 2025. Cryptocurrency yang dikenal karena fokusnya pada privasi ini menentang arus pasar dan kembali menjadi sorotan utama di komunitas kripto global.
Kenaikan tajam Zcash tidak datang begitu saja. Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (6/11/2025) dalam satu bulan terakhir, harga ZEC melonjak lebih dari 500%, menjadikannya salah satu aset digital dengan performa terbaik tahun ini.
Reli ini terjadi di saat banyak koin besar seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) justru menghadapi tekanan koreksi harga akibat faktor makroekonomi dan kebijakan suku bunga global.
Salah satu pemicu utama kebangkitan Zcash adalah peluncuran Zcash Trust oleh Grayscale, perusahaan manajer aset kripto terbesar di dunia.
Salah satu pemicu utama kebangkitan Zcash adalah peluncuran Zcash Trust oleh Grayscale, perusahaan manajer aset kripto terbesar di dunia.
Produk investasi ini memberi akses bagi investor institusional untuk berinvestasi di Zcash tanpa harus memegang koin secara langsung, mendorong permintaan baru dan mengangkat harga ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Pasar Sedang Sideways, Investor Kripto Cermati Aset Yang Berpotensi Bullish
Selain itu, meningkatnya institusionalisasi Bitcoin turut menjadi katalis bagi kembalinya minat pada aset yang berfokus pada privasi. Seiring masuknya pemain besar seperti BlackRock dan Fidelity ke pasar Bitcoin melalui produk exchange-traded fund (ETF) spot, sebagian komunitas kripto mulai mengkhawatirkan hilangnya semangat desentralisasi yang menjadi fondasi awal aset digital tersebut.
Analis dari Galaxy Digital, Will Owens, menilai fenomena ini sebagai ironi dalam perjalanan Bitcoin. “Banyak kritikus meratapi institusionalisasi Bitcoin, menyebutnya kini dikuasai oleh ETF dan kustodian terpusat. Bitcoin memang transparan, tapi semakin banyak pengawasan yang membuatnya terasa kurang bebas,” ujar Owens dalam laporan risetnya.
Dalam konteks tersebut, Zcash hadir sebagai alternatif yang menawarkan perlindungan privasi finansial, sesuatu yang kini semakin dicari investor di era di mana aktivitas on-chain semakin mudah dilacak.
Selain itu, meningkatnya institusionalisasi Bitcoin turut menjadi katalis bagi kembalinya minat pada aset yang berfokus pada privasi. Seiring masuknya pemain besar seperti BlackRock dan Fidelity ke pasar Bitcoin melalui produk exchange-traded fund (ETF) spot, sebagian komunitas kripto mulai mengkhawatirkan hilangnya semangat desentralisasi yang menjadi fondasi awal aset digital tersebut.
Analis dari Galaxy Digital, Will Owens, menilai fenomena ini sebagai ironi dalam perjalanan Bitcoin. “Banyak kritikus meratapi institusionalisasi Bitcoin, menyebutnya kini dikuasai oleh ETF dan kustodian terpusat. Bitcoin memang transparan, tapi semakin banyak pengawasan yang membuatnya terasa kurang bebas,” ujar Owens dalam laporan risetnya.
Dalam konteks tersebut, Zcash hadir sebagai alternatif yang menawarkan perlindungan privasi finansial, sesuatu yang kini semakin dicari investor di era di mana aktivitas on-chain semakin mudah dilacak.
Owens menggambarkan Zcash sebagai “Bitcoin yang dienkripsi,” simbol kembalinya prinsip cypherpunk yang dulu menjadi dasar ide penciptaan mata uang kripto.
Kenaikan Zcash juga didukung oleh perubahan persepsi publik terhadap pentingnya anonimitas digital. Berdasarkan laporan a16z State of Crypto 2025, pencarian Google untuk topik terkait privasi dan keamanan finansial meningkat tajam sepanjang tahun ini.
Kenaikan Zcash juga didukung oleh perubahan persepsi publik terhadap pentingnya anonimitas digital. Berdasarkan laporan a16z State of Crypto 2025, pencarian Google untuk topik terkait privasi dan keamanan finansial meningkat tajam sepanjang tahun ini.
Publik dinilai semakin menyadari pentingnya melindungi data transaksi mereka di tengah meningkatnya pengawasan dari lembaga pemerintah maupun perusahaan analitik blockchain seperti Chainalysis.
Selain faktor sosial, momentum reli Zcash juga menunjukkan pergeseran budaya di dunia kripto. Setelah beberapa tahun di mana transparansi blockchain menjadi kebanggaan, kini muncul kembali kesadaran akan perlunya privasi dan kontrol individu atas data keuangan.
Selain faktor sosial, momentum reli Zcash juga menunjukkan pergeseran budaya di dunia kripto. Setelah beberapa tahun di mana transparansi blockchain menjadi kebanggaan, kini muncul kembali kesadaran akan perlunya privasi dan kontrol individu atas data keuangan.
“Lonjakan harga Zcash mencerminkan perubahan budaya yang lebih luas dalam kripto. Reli ini bukan hanya soal spekulasi, tetapi tentang ideologi,” tulis laporan a16z.
Menariknya, data dari CoinGecko menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar Zcash kini telah melampaui Monero (XMR), yang selama ini dikenal sebagai koin privasi terbesar di dunia. Pencapaian ini menandai tonggak penting bagi Zcash, yang sempat tenggelam setelah masa kejayaannya pada 2017.
Walau begitu, para analis tetap mengingatkan bahwa reli tajam ini belum tentu berkelanjutan. Pasar kripto dikenal sangat volatil, dan kenaikan ekstrem sering kali diikuti oleh fase koreksi tajam.
Menariknya, data dari CoinGecko menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar Zcash kini telah melampaui Monero (XMR), yang selama ini dikenal sebagai koin privasi terbesar di dunia. Pencapaian ini menandai tonggak penting bagi Zcash, yang sempat tenggelam setelah masa kejayaannya pada 2017.
Walau begitu, para analis tetap mengingatkan bahwa reli tajam ini belum tentu berkelanjutan. Pasar kripto dikenal sangat volatil, dan kenaikan ekstrem sering kali diikuti oleh fase koreksi tajam.
Namun, kali ini ada faktor berbeda: meningkatnya kesadaran terhadap privasi dan dukungan institusi melalui produk investasi resmi seperti Grayscale Trust dapat memberikan landasan fundamental yang lebih kuat bagi Zcash.
Pada akhirnya, kebangkitan Zcash di 2025 tidak hanya sekadar cerita tentang kenaikan harga, melainkan tentang pergeseran paradigma dalam dunia kripto.
Pada akhirnya, kebangkitan Zcash di 2025 tidak hanya sekadar cerita tentang kenaikan harga, melainkan tentang pergeseran paradigma dalam dunia kripto.
Di saat Bitcoin semakin masuk ke ranah keuangan arus utama, Zcash mengingatkan kembali pada semangat awal desentralisasi, di mana kebebasan finansial dan anonimitas adalah nilai utama yang harus dijaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










