Bitcoin Anjlok di Bawah USD100 Ribu, Indodax: Bagian Dinamika Pasar

AKURAT.CO Harga Bitcoin (BTC) yang kembali melemah hingga turun di bawah USD100.000 dinilai sebagai bagian dari dinamika alami pasar aset digital di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Pelemahan tersebut turut menekan pergerakan aset kripto lain pada akhir pekan ini.
Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa tekanan jual semakin besar setelah BTC jatuh di bawah level support di kisaran USD96.000.
Baca Juga: Indodax Sumbang 50 Persen Penerimaan Pajak Kripto
Padahal, pada saat yang sama pemerintah Amerika Serikat kembali beroperasi usai Presiden Donald Trump menandatangani rancangan anggaran yang mengakhiri penutupan pemerintahan (shutdown) selama 43 hari.
“Penurunan harga Bitcoin di bawah USD100.000 dipengaruhi oleh beberapa faktor makro eksternal,” ujar Antony di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).
Antony menegaskan bahwa pergerakan harga yang terjadi saat ini bukan hal yang perlu direspons secara berlebihan, karena merupakan bagian dari proses konsolidasi menuju fase pematangan industri kripto.
Dirinya menilai ketidakpastian kebijakan suku bunga tetap menjadi penentu utama dalam arah harga Bitcoin.
“Kebijakan suku bunga The Fed memiliki imbas terhadap pergerakan harga Bitcoin. Selama arah kebijakan masih belum jelas, volatilitas pasar akan tetap tinggi karena investor menunggu kepastian,” tuturnya.
Baca Juga: Indodax Bukukan Volume Transaksi Rp15,24 Triliun, Kuasai 42,8 Persen Pasar Kripto per April 2025
Menurutnya, potensi pemangkasan suku bunga pada Desember dapat menjadi titik balik penting yang membuka peluang pemulihan pasar kripto global.
Dengan berakhirnya shutdown dan regulator kembali beroperasi penuh, Antony menilai pasar kini memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian arah dalam beberapa pekan ke depan.
Dirinya menyebut kondisi ini dapat memberi sentimen positif bagi pergerakan aset digital.
“Pasar memiliki ruang untuk menata ulang arah dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








