SMF lapor Triwulan IV 2025 Tumbuh 5,39%, Kredit Rumah kian Menguat

AKURAT.CO Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11% (year on year/yoy), meningkat dari 5,03% pada 2024.
Penguatan ini diikuti tren kenaikan kredit pemilikan rumah (KPR) pada akhir tahun.
Mengutip data makroekonomi menunjukkan pada triwulan IV 2025 ekonomi tumbuh 5,39% (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan III yang sebesar 5,04% (yoy).
Sepanjang 2025, pertumbuhan ditopang konsumsi rumah tangga dan investasi.
Baca Juga: Perluas Pembiayaan Mikro Perumahan, Kementerian PKP Gandeng PNM dan SMF
Sejalan dengan itu, pertumbuhan KPR tercatat 6,9% (yoy) pada Oktober 2025 dan meningkat menjadi 7,05% (yoy) pada Desember 2025.
Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial, Ananta Wiyogo menilai stabilitas ekonomi menjadi fondasi penting bagi sektor properti.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 merupakan peluang untuk semakin memperkuat peran dalam mengembangkan sektor perumahan melalui mekanisme pasar pembiayaan sekunder, sehingga peran tersebut menjadi semakin strategis dalam memastikan kesinambungan pendanaan jangka panjang bagi industri KPR nasional," ucapnya.
Secara historis, sektor perumahan sangat dipengaruhi siklus suku bunga dan pertumbuhan ekonomi. Saat pertumbuhan stabil di kisaran 5%, permintaan pembiayaan rumah cenderung membaik.
Sebagai SMV di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, SMF berperan menjaga kesinambungan pendanaan jangka panjang industri KPR melalui pasar pembiayaan sekunder.
Baca Juga: Backlog Masih Tinggi, Bank Tanah Gandeng PUPR hingga SMF Sediakan Perumahan untuk MBR di Kendal
Oleh karena itu, peningkatan KPR mencerminkan perbaikan permintaan rumah dan optimisme sektor properti.
Bagi masyarakat, tren ini memperluas akses pembiayaan, termasuk rumah subsidi dengan suku bunga tetap.
Bagi industri perbankan dan pasar keuangan, pertumbuhan KPR mendukung ekspansi kredit dan menjaga momentum sektor properti sebagai salah satu kontributor ekonomi domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









