PNM Disiapkan Jadi Bank Besar UMKM dalam 5 Tahun

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan PT Permodalan Nasional Madani bertransformasi menjadi bank khusus UMKM dengan modal mencapai Rp200 triliun dalam lima tahun kedepan.
Skema ini akan memanfaatkan alokasi subsidi bunga KUR sekitar Rp40 triliun per tahun yang selama ini dibayarkan pemerintah kepada perbankan.
“Anggaran kami tidak bertambah, tapi Rp40 triliunnya tidak hilang dan menjadi dana bergulir,” kata Purbaya.
Baca Juga: Cara Mudah Membuat Website UMKM untuk Dongkrak Penjualan di Era Digital
Dengan skema tersebut, dana yang sebelumnya habis untuk subsidi bunga akan dikonversi menjadi modal produktif untuk pembiayaan UMKM.
Secara hitungan, jika dana Rp40 triliun diakumulasi selama lima tahun, total modal berpotensi mencapai Rp200 triliun. Pemerintah menilai model ini lebih efisien dibanding skema subsidi konvensional.
Diketahui, PNM selama ini dikenal kuat di pembiayaan ultra mikro, terutama lewat program Mekaar yang menyasar perempuan pelaku usaha kecil.
Karena itu, transformasi menjadi bank UMKM dinilai memiliki basis bisnis yang sudah terbentuk.
Dampaknya bagi pasar dan masyarakat cukup signifikan. Jika terealisasi, Indonesia berpotensi memiliki lembaga pembiayaan khusus UMKM berskala besar yang mampu memperluas inklusi keuangan nasional.
Baca Juga: Strategi Konten hingga Legalitas, Kunci UMKM Naik Kelas di Era Digital
Selain pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan ekosistem pendukung berupa pelatihan, pemasaran, pendampingan bisnis, hingga lembaga penjamin kredit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










