Misbakhun Sebut Industri Penjaminan Jadi Instrumen Mitigasi Risiko Sekaligus Pertumbuhan Ekonomi RI

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun mengatakan, DPR mendorong penguatan ekosistem penjaminan kredit sebagai strategi utama memperluas akses pembiayaan UMKM di tengah tingginya risiko sektor ini.
Misbakhun menjelaskan, penjaminan kredit memungkinkan distribusi risiko gagal bayar dari perbankan ke lembaga penjamin. Hal itu diungkapkannya di sela Webinar Penguatan Ekosistem Penjaminan Kredit UMKM untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Akurat.co bekerja sama dengan OJK, BTN dan Jamkrindo, Kamis (16/4/2026).
“Penjaminan kredit merupakan implementasi dari mekanisme transfer risiko kredit yang memungkinkan mitigasi default risk,” ujar Misbakhun.
Baca Juga: Asippindo: Ketergantungan ke APBD Hambat Ekspansi Penjaminan UMKM
Saat ini, ekosistem penjaminan melibatkan BUMN seperti PT Jamkrindo dan PT Askrindo, serta Jamkrida daerah dan sektor swasta. Secara ekonomi, setiap Rp1 modal penjaminan dapat menghasilkan kelipatan pembiayaan berkali-kali, tergantung rasio gearing.
Skema penjaminan kredit telah lama menjadi bagian dari kebijakan fiskal dan moneter, terutama sejak krisis keuangan global 2008 hingga pandemi Covid-19. Namun, peran strategisnya kini diperluas, tidak hanya sebagai alat mitigasi risiko, tetapi juga sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi.
Penguatan penjaminan, lanjut Misabakhun, dapat mempercepat penyaluran kredit UMKM, meningkatkan investasi sektor riil, dan memperluas penciptaan lapangan kerja. Selain itu, sistem ini juga berpotensi menekan risiko kredit macet (NPL/NPF) perbankan.
Ia menekankan pentingnya dukungan APBN melalui penyertaan modal negara, subsidi imbal jasa penjaminan (IJP), serta skema risk sharing untuk memperbesar kapasitas penjaminan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









