S&P Pertahankan BBB, Defisit APBN Diproyeksi Menyempit

AKURAT.CO Kementerian Keuangan memastikan ruang fiskal Indonesia masih dalam koridor aman di tengah sorotan lembaga pemeringkat global terhadap rasio pembayaran utang pemerintah.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah batas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas perhatian S&P Global Ratings terhadap rasio pembayaran utang Indonesia terhadap penerimaan pajak.
Baca Juga: Urgensi Perppu Defisit APBN di Atas 3 Persen PDB
Menurut Purbaya, hasil sementara menunjukkan defisit APBN 2025 berpeluang menyempit dari angka awal 2,92% PDB menjadi sekitar 2,8% setelah proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan selesai.
“Ini sinyal yang sangat positif untuk persepsi fiskal kita,” kata Purbaya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
S&P disebut menyoroti secara rinci konsistensi pemerintah menjaga defisit agar tetap berada di bawah ambang batas legal 3%.
Komitmen tersebut menjadi salah satu alasan lembaga pemeringkat mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.
Peringkat tersebut menegaskan Indonesia masih berada satu tingkat di atas batas terendah investment grade.
Baca Juga: Skenario Perang Timur Tengah Bisa Dorong Defisit APBN Capai 4,06%, Kok Bisa?
Selain faktor fiskal, S&P juga melihat prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik pada kuartal IV-2025 sebagai faktor pendukung.
Purbaya menambahkan, indikator aktivitas ekonomi awal 2026 juga menunjukkan perbaikan yang memperkuat keyakinan lembaga pemeringkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









