OKX, BlackRock, dan Standard Chartered Luncurkan Skema Baru, RWA Kini Bisa Jadi Jaminan Perdagangan

AKURAT.CO OKX bersama BlackRock dan Standard Chartered resmi meluncurkan kerangka kerja baru untuk memperluas pemanfaatan aset dunia nyata yang ditokenisasi atau tokenized real-world assets (RWA).
Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan instrumen keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital.
Dalam skema tersebut, OKX akan menerima produk BUIDL milik BlackRock—yakni dana surat utang jangka pendek Amerika Serikat yang telah ditokenisasi—sebagai jaminan (collateral) berimbal hasil dalam aktivitas perdagangan.
Sementara itu, Standard Chartered bertindak sebagai kustodian teregulasi yang menyimpan aset di luar bursa (off-exchange custody).
Kerangka ini menjadi yang pertama melibatkan bank kategori globally systemically important bank (G-SIB) dalam skema jaminan ter-tokenisasi di luar bursa.
Melalui struktur ini, klien institusional dapat menyimpan aset secara aman tanpa perlu memindahkannya ke platform perdagangan, namun tetap dapat bertransaksi secara terintegrasi.
Dalam implementasinya, klien institusi di OKX dapat menggunakan BUIDL sebagai jaminan yang disimpan di kustodian Standard Chartered.
Aktivitas perdagangan tetap berlangsung di platform OKX, termasuk melalui entitas regionalnya, tanpa perpindahan aset antarplatform.
Selain itu, aset tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk transaksi margin dengan potensi imbal hasil.
Baca Juga: Sri Lanka Mengaku Kehilangan Dana Rp10 M Setelah Insiden Peretasan Kementerian Keuangan
Kerangka kerja ini menggabungkan sejumlah elemen utama, mulai dari produk BUIDL yang ditokenisasi oleh Securitize, layanan kustodi dari Standard Chartered, hingga infrastruktur perdagangan institusional milik OKX.
Terdapat tiga manfaat utama dari implementasi ini. Pertama, efisiensi modal meningkat karena aset dapat tetap produktif.
Kedua, BUIDL dapat digunakan sebagai jaminan lintas platform, memperluas fungsi RWA.
Ketiga, perlindungan investor meningkat melalui pemisahan aset kustodi dengan platform bursa, sehingga meminimalkan risiko.
Perwakilan BlackRock, Samara Cohen, menyebut BUIDL dirancang untuk membuka akses investor terhadap imbal hasil dolar AS melalui teknologi blockchain.
“BUIDL dirancang untuk menghadirkan manfaat tokenisasi pada eksposur surat utang jangka pendek, sehingga investor dapat memperoleh imbal hasil dolar AS melalui rel blockchain,” ujarnya.
Sementara itu, Global Managing Partner OKX, Haider Rafique, menilai kolaborasi ini menunjukkan potensi besar tokenisasi dalam meningkatkan efisiensi pasar.
“Tokenisasi pada dasarnya membuat pasar yang sudah ada menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” katanya.
Dari sisi perbankan, Margaret Harwood-Jones menekankan pentingnya keamanan dan kepatuhan dalam pengelolaan aset digital.
“Dengan kustodi yang aman, klien dapat mengakses peluang aset digital dengan standar perlindungan dan kepatuhan yang tinggi,” ujarnya.
CEO OKX wilayah MENA dan CIS, Rifad Mahasneh, menambahkan bahwa kemitraan dengan bank kategori G-SIB menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan institusi global yang mengutamakan manajemen risiko.
Baca Juga: MR.D.I.Y. Indonesia Cetak Laba Rp306 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 35 Persen
Sebelum diluncurkan, inisiatif ini telah melalui serangkaian uji coba dalam skala institusional.
Produk BUIDL sendiri diterbitkan di blockchain publik dengan portofolio investasi pada kas, surat utang jangka pendek AS, serta instrumen repurchase agreement (repo), dengan distribusi imbal hasil dilakukan secara on-chain.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa aset dunia nyata yang ditokenisasi semakin siap diadopsi dalam skala besar, sekaligus memperkuat peran RWA dalam mendukung aktivitas perdagangan, margin, dan manajemen likuiditas di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








