Akurat Logo

Indodax: Strategi DCA Jadi Kunci Redam Volatilitas Pasar Kripto

Saeful Anwar | 2 Mei 2026, 12:03 WIB
Indodax: Strategi DCA Jadi Kunci Redam Volatilitas Pasar Kripto
Vice President Indodax, Antony Kusuma.

AKURAT.CO Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam fase sideways, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dinilai semakin relevan, terutama bagi investor pemula.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, mengatakan kondisi pasar yang tidak menentu justru dapat dimanfaatkan untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor memilih wait and see atau mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti DCA bisa menjadi pendekatan yang lebih realistis karena tidak bergantung pada market timing,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).

Menurut Antony, melalui pendekatan ini investor dapat mengakumulasi aset secara bertahap, terutama saat harga mengalami koreksi.

Hal tersebut dinilai dapat memperkuat portofolio ketika pasar kembali memasuki fase bullish, sekaligus mengurangi tekanan emosional dalam mengambil keputusan investasi.

DCA sendiri merupakan strategi pembelian aset secara rutin dengan nominal yang sama dalam periode tertentu, tanpa memperhatikan fluktuasi harga.

Metode ini memungkinkan investor mendapatkan harga rata-rata yang lebih seimbang dalam jangka panjang.

Antony menjelaskan, saat harga turun, investor berpotensi memperoleh aset lebih banyak, sementara saat harga naik, jumlah pembelian otomatis lebih kecil.

Mekanisme ini dinilai efektif dalam membantu pengelolaan risiko sekaligus membuka peluang pertumbuhan portofolio.

Baca Juga: Peru Menyelidiki Perdagangan Warga Negara untuk Berperang Membela Rusia di Ukraina

Selain itu, strategi DCA juga dapat membentuk kebiasaan investasi yang lebih disiplin serta mengurangi kecenderungan keputusan impulsif yang sering terjadi di kalangan investor pemula.

Meski demikian, Antony mengingatkan bahwa DCA tidak sepenuhnya menghilangkan risiko investasi.

Oleh karena itu, investor tetap perlu menyesuaikan strategi dengan kondisi keuangan dan profil risiko masing-masing.

“DCA membantu meredam volatilitas, tetapi bukan berarti tanpa risiko. Penting untuk menggunakan dana dingin dan tetap memahami profil risiko pribadi,” jelasnya.

Untuk memaksimalkan strategi ini, investor disarankan menetapkan alokasi dana secara konsisten, menghindari keputusan berbasis emosi seperti fear of missing out (FOMO), serta rutin mengevaluasi portofolio.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, edukasi mengenai strategi investasi dinilai semakin penting.

Indodax terus mendorong literasi melalui berbagai kanal, termasuk program edukasi internal, guna membantu investor memahami dinamika pasar.

Sebagai platform perdagangan kripto yang telah terdaftar dan diawasi otoritas terkait, Indodax juga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem investasi yang aman, transparan, dan edukatif bagi masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.