FutureFin Dorong Inovasi AI Mitigasi Risiko Fintech Lending

AKURAT.CO PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) mengumumkan pemenang FutureFin, kompetisi karya tulis ilmiah mahasiswa yang berfokus pada solusi inovatif untuk menekan risiko pinjaman daring (pindar), di tengah pertumbuhan pesat industri fintech lending di Indonesia.
Sebanyak 61 karya ilmiah yang masuk mencerminkan tren penguatan teknologi keuangan berbasis data. Dari jumlah tersebut, 10 finalis dipilih untuk mempresentasikan solusi mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari praktisi industri dan akademisi.
Tiga karya terbaik kemudian ditetapkan sebagai pemenang, dengan fokus utama pada penguatan sistem mitigasi risiko kredit berbasis kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Penipuan Digital Makin Marak, Ini Cara AdaKami Melindungi Pengguna
Juara pertama diraih oleh Oryza Sativa Heavenia dan Piero Muharoja Anantra melalui riset deteksi first-party fraud menggunakan pendekatan proxy income estimation dan data perilaku multi-sumber.
Posisi kedua ditempati Zahra Syakira Nabilla dengan model credit scoring berbasis hybrid neural XGBoost dan explainable AI, sementara juara ketiga diraih Jonnathan Azarel Gunawan dan Raihan Ade Alfattah melalui optimalisasi limit kredit berbasis integrasi XGBoost dan LightGBM.
Direktur Keuangan AdaKami, Valentina Juveline, mengatakan kompetisi ini menjadi bagian dari upaya industri untuk menjawab tantangan risiko di sektor fintech lending yang terus berkembang.
“Melalui kompetisi FutureFin, kami ingin membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung terhadap perkembangan industri fintech yang dinamis,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, menilai program ini menjadi jembatan antara kebutuhan industri dan dunia akademik.
“FutureFin menjadi wadah yang sangat baik untuk mengasah kemampuan sekaligus menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri,” katanya.
Kompetisi ini berlangsung di tengah ekspansi signifikan industri fintech lending nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan fintech lending Indonesia telah menembus Rp70 triliun pada 2025, dengan tingkat inklusi keuangan yang terus meningkat.
Baca Juga: Cara Hapus Akun AdaKami: Panduan Lengkap, Aman, dan Resmi dari Aplikasi hingga CS
Namun, pertumbuhan tersebut diikuti tantangan kualitas kredit. OJK mencatat tingkat TWP90 (tingkat wanprestasi di atas 90 hari) industri fintech berada di kisaran 2,5%–3%, mencerminkan risiko gagal bayar yang tetap perlu dikelola secara sistematis.
Dalam konteks ini, solusi berbasis AI seperti yang dihasilkan mahasiswa menjadi relevan, terutama untuk meningkatkan akurasi penilaian kredit dan mendeteksi potensi fraud sejak dini.
Inovasi yang dihasilkan dalam FutureFin dinilai memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas industri dan perlindungan konsumen. Model credit scoring berbasis AI berpotensi:
Meningkatkan akurasi penilaian risiko peminjam
Menekan angka kredit macet
Memperluas akses pembiayaan secara lebih terukur
Penguatan sistem ini berpotensi menciptakan ekosistem pinjaman daring yang lebih aman dan transparan, sejalan dengan dorongan regulator terhadap praktik fintech yang bertanggung jawab.
Para pemenang FutureFin akan memperoleh hadiah uang tunai serta kesempatan apprenticeship di AdaKami, termasuk eksposur ke mitra teknologi perusahaan.
Salah satu pemenang, Zahra Syakira Nabilla, menilai ajang ini membuka ruang eksplorasi yang lebih luas bagi mahasiswa.
“Acara ini sangat luar biasa karena kami bisa mencari solusi nyata dalam dunia fintech,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








