Akurat Logo

Trump Minta China Buka Akses Visa ke Pasar Pembayaran

Andi Syafriadi | 15 Mei 2026, 14:25 WIB
Trump Minta China Buka Akses Visa ke Pasar Pembayaran
Ilustrasi Kartu Pembayaran oleh VISA (Source: Pixabay)

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyoroti akses perusahaan Amerika ke pasar China.

Dalam pertemuannya dengan Presiden China, Xi Jinping di Beijing, Trump secara langsung mengangkat isu terbatasnya akses Visa Inc. di sektor pembayaran China.

Trump mengatakan dirinya meminta China membuka peluang lebih besar bagi Visa untuk beroperasi di negara tersebut.

“Saya berkata, bagaimana dengan mengizinkan Visa?” ujar Trump dikutip dari bloomberg.

Baca Juga: Visa Soroti Lonjakan AI di Pembayaran Digital RI, Bank Diminta Adaptif

Trump menyebut CEO Visa, Ryan McInerney ikut dalam delegasi bisnis Amerika Serikat yang berkunjung ke China. Menurut dia, isu akses pasar menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan dengan Xi.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa sektor pembayaran digital kini menjadi bagian penting dalam persaingan ekonomi antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Selama bertahun-tahun, jaringan pembayaran asal AS menghadapi hambatan untuk masuk ke pasar domestik China yang didominasi China UnionPay.

Pada 2015, China mulai membuka peluang bagi perusahaan asing melalui regulasi yang mengizinkan penyedia layanan kliring kartu bank asing memperoleh lisensi dengan mendirikan unit lokal atau mengakuisisi perusahaan domestik.

Meski demikian, perkembangan akses pasar berjalan bertahap. Pada 2023, Mastercard menjadi jaringan pembayaran asing pertama yang memperoleh persetujuan untuk melakukan kliring transaksi kartu bank domestik dalam yuan melalui kerja sama dengan NetsUnion.

Sementara itu, American Express juga telah memperoleh izin untuk menjalankan bisnis kliring kartu bank bersama mitra lokal di China.

Hingga kini, Visa masih belum mendapatkan lisensi operasional di pasar domestik China.

Baca Juga: Elon Musk hingga Tim Cook Temui Xi Jinping di Beijing

Menurut data People's Bank of China, jumlah kartu bank yang beredar di China mencapai 10,2 miliar kartu pada akhir 2025.

Nilai transaksi kartu bank sepanjang tahun lalu mencapai CNY963,6 triliun atau sekitar USD142 triliun.

Besarnya pasar tersebut menjadikan China sebagai salah satu target utama perusahaan pembayaran global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.