Akurat Logo

Donald Trump Soroti Besarnya Pasar Pembayaran China untuk Visa

Andi Syafriadi | 15 Mei 2026, 14:31 WIB
Donald Trump Soroti Besarnya Pasar Pembayaran China untuk Visa
China mencatat transaksi kartu bank 963,6 triliun yuan pada 2025. Pasar pembayaran raksasa itu kini jadi rebutan perusahaan finansial asal AS. (SHUTTERSTOCK/OLLEG VISUAL CONTENT)

AKURAT.CO Pasar pembayaran domestik China terus menjadi incaran perusahaan finansial global seiring besarnya nilai transaksi dan jumlah pengguna layanan perbankan di negara tersebut.

Data People's Bank of China ikutip dari laman bloomberg menunjukkan jumlah kartu bank yang beredar di China mencapai 10,2 miliar kartu pada akhir 2025.

Sepanjang tahun lalu, total nilai transaksi kartu bank tercatat mencapai CNY963,6 triliun atau setara sekitar USD142 triliun.

Besarnya nilai transaksi itu membuat perusahaan pembayaran asal Amerika Serikat seperti Visa Inc., Mastercard, dan American Express terus berupaya memperluas akses bisnis di China.

Baca Juga: Donald Trump Bercanda Isu Sensitif Geopolitik: Setelah Selesai dengan Iran, Kapal Induk AS bisa Mampir ke Kuba

Isu tersebut kembali mencuat setelah Presiden AS, Donald Trump membahas peluang Visa masuk ke pasar China saat bertemu Presiden China, Xi Jinping di Beijing.

Trump mengatakan dirinya meminta China memberikan akses lebih luas bagi Visa yang hingga kini belum memperoleh lisensi operasional di negara tersebut.

China sebelumnya membuka peluang bagi perusahaan asing untuk masuk ke sektor kliring pembayaran sejak 2015, setelah mengakhiri dominasi tunggal China UnionPay.

Namun, proses masuknya perusahaan asing berlangsung bertahap dan ketat. Mastercard baru memperoleh izin kliring transaksi domestik yuan pada 2023 melalui usaha patungan dengan NetsUnion.

Baca Juga: Video AI Buatan Iran Ejek Donald Trump sedang Kebingungan di Selat Hormuz dengan Cybertruck Tesla

American Express juga telah mendapat persetujuan untuk menjalankan layanan serupa bersama mitra lokal.

Persaingan di sektor pembayaran dinilai menjadi bagian penting dalam hubungan dagang dan investasi antara AS dan China, terutama di tengah meningkatnya kompetisi teknologi dan finansial global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.