Akurat Logo

Pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Fungsinya

Redaksi Akurat | 10 Juni 2026, 15:29 WIB
Pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Fungsinya
IHSG

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator penting dalam dunia pasar modal di Indonesia.

Bagi investor, IHSG sering digunakan untuk melihat kondisi pergerakan pasar saham secara keseluruhan. Lalu, apa sebenarnya pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)?

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket

Pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah indeks yang mengukur kinerja seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG mencerminkan pergerakan harga saham secara keseluruhan, baik yang mengalami kenaikan maupun penurunan.

Dengan kata lain, IHSG digunakan sebagai indikator untuk mengetahui apakah pasar saham sedang dalam kondisi naik, turun, atau stabil.

Fungsi IHSG dalam Pasar Modal

1. Indikator Kondisi Pasar Saham

IHSG berfungsi sebagai tolok ukur utama untuk melihat kondisi pasar saham di Indonesia. Jika IHSG naik, berarti secara umum harga saham sedang meningkat. Sebaliknya, jika IHSG turun, pasar saham sedang mengalami penurunan.

2. Acuan bagi Investor

Investor sering menggunakan IHSG sebagai acuan dalam mengambil keputusan investasi. Dengan melihat pergerakan IHSG, investor dapat menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham.

3. Mengukur Kinerja Investasi

IHSG juga digunakan untuk membandingkan kinerja portofolio investasi. Jika keuntungan investor lebih tinggi dari IHSG, maka dapat dikatakan investasinya berkinerja baik.

4. Mencerminkan Kondisi Ekonomi

Pergerakan IHSG sering dikaitkan dengan kondisi ekonomi suatu negara. Ketika ekonomi tumbuh, IHSG cenderung naik. Sebaliknya, saat ekonomi melemah, IHSG bisa mengalami penurunan.

Baca Juga: BEI: Pelemahan IHSG Dipicu Sentimen, Fundamental Emiten Masih Kuat

Cara Kerja IHSG

IHSG dihitung berdasarkan seluruh saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perhitungan ini mempertimbangkan perubahan harga saham setiap waktu.

Jika banyak saham mengalami kenaikan harga, maka IHSG akan naik. Sebaliknya, jika mayoritas saham turun, IHSG juga akan ikut turun.

Faktor yang Mempengaruhi IHSG

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan IHSG antara lain:

- Kondisi ekonomi nasional dan global

- Kinerja Perusahaan

- Kebijakan pemerintah

- Sentimen pasar dan berita ekonomi

Faktor-faktor ini dapat menyebabkan IHSG bergerak secara dinamis setiap hari.

Memahami pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penting bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di pasar saham.

Dengan memahami fungsi dan cara kerjanya, investor dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan dan membaca arah pasar.

Arika Yafi Fawazzain (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R