Akurat Logo

Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia, Tokocrypto Resmi Bergabung ke ICEX Group

Saeful Anwar | 22 Juni 2026, 21:30 WIB
Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia, Tokocrypto Resmi Bergabung ke ICEX Group
Tokocrypto resmi menyelesaikan proses migrasi dan bergabung ke dalam ekosistem ICEX Group pada 18 Juni 2026.

AKURAT.CO Platform perdagangan aset kripto Tokocrypto resmi menyelesaikan proses migrasi dan bergabung ke dalam ekosistem ICEX Group pada 18 Juni 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pasar aset keuangan digital yang lebih terintegrasi, aman, dan sesuai regulasi di Indonesia.

Dengan bergabungnya Tokocrypto, jumlah Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah menyelesaikan migrasi ke ekosistem ICEX Group kini menjadi lima perusahaan.

Sebelumnya, OSL Indonesia, Upbit Indonesia, Nanovest, dan Mobee telah lebih dahulu melakukan transisi.

Proses onboarding dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi guna memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan normal, akses pasar tetap terjaga, serta perlindungan aset investor sesuai ketentuan regulator.

Sebagai ekosistem infrastruktur aset keuangan digital yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ICEX Group terus mendorong terciptanya pasar yang transparan, efisien, dan berkelanjutan.

Kehadiran berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem diharapkan mampu memperkuat fondasi pasar aset digital nasional.

Bergabungnya Tokocrypto juga terjadi di tengah pertumbuhan positif industri kripto Indonesia.

Berdasarkan data OJK, nilai transaksi aset kripto di pasar spot pada April 2026 mencapai Rp22,98 triliun, meningkat 2,86 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebesar Rp22,34 triliun.

Secara kumulatif, transaksi aset kripto sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai Rp99,01 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi aset digital.

CEO ICEX Group, Kai Hamza, menilai masuknya Tokocrypto menjadi sinyal positif bagi penguatan ekosistem aset keuangan digital yang semakin terintegrasi dan teregulasi.

Menurutnya, bergabungnya lima PAKD dalam ekosistem ICEX Group menunjukkan komitmen industri untuk membangun pasar yang sehat dengan mengedepankan integritas, efisiensi operasional, perlindungan investor, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Ujian Terbesar Tartan Army, Selecao Diunggulkan Menang di Laga Penentuan Grup C

“Bergabungnya Tokocrypto menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem aset keuangan digital nasional. Fokus kami adalah memastikan pasar berkembang secara sehat dengan tetap mengutamakan keamanan dan perlindungan investor,” ujar Kai, Senin (22/6/2026).

Sementara itu, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyebut selesainya proses migrasi sebagai tonggak penting dalam perjalanan perusahaan.

Ia optimistis kolaborasi yang semakin erat antar pelaku industri akan membuka peluang baru bagi pengembangan sektor aset digital di Indonesia.

“Dukungan infrastruktur pasar yang kuat dan inovasi berkelanjutan akan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan industri aset keuangan digital nasional. Kami menyambut baik integrasi bersama ICEX Group sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri,” kata Calvin.

Saat ini, ICEX Group beroperasi melalui tiga entitas berlisensi yang saling terintegrasi, yakni Indonesia Crypto Exchange (ICEX) sebagai bursa aset keuangan digital, Crypto Asset Clearing International (CACI) sebagai lembaga kliring, serta International Crypto Custodian (ICC) sebagai lembaga penyimpanan aset digital.

Ke depan, ICEX Group akan melanjutkan proses onboarding terhadap PAKD pendiri lainnya secara bertahap sesuai kesiapan operasional masing-masing perusahaan dan ketentuan regulator.

Dengan semakin banyaknya pelaku industri yang bergabung, ICEX Group optimistis dapat memperkuat daya saing pasar aset keuangan digital Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.