Pemerintah Siapkan Langkah Tindak Lanjut 11 Temuan BPK LKPP 2025

AKURAT.CO Pemerintah memastikan akan menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi yang disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan negara sekaligus meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan anggaran.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, BPK menyampaikan 11 temuan yang perlu menjadi perhatian pemerintah dalam pemeriksaan atas LKPP 2025.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Aset Negara Menguat, Investasi Produktif Terus Berjalan
"Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan negara dan secara konsisten menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi BPK, termasuk yang tercantum dalam laporan hasil pemeriksaan atas LKPP tahun-tahun sebelumnya," ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-23 Masa Persidangan V di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian BPK. Pertama, penyajian informasi kinerja pemerintah dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) dinilai masih perlu diperkuat agar mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai capaian program pemerintah.
Kedua, penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data utama dalam belanja pemerintah dinilai belum optimal.
Ketiga, BPK menyoroti belum adanya kriteria dan tata cara perhitungan volume penyaluran bahan bakar minyak (BBM) untuk belanja kompensasi, termasuk belum selarasnya aturan mengenai penetapan titik serah volume penyaluran jenis bahan bakar tertentu (JBT) minyak solar dalam belanja subsidi dan kompensasi.
Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dalam Kasus Suap Muara Enim
Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan melakukan kajian terhadap standar dan kebijakan akuntansi, menyusun mekanisme pengungkapan informasi kinerja pemerintah, menyelaraskan regulasi penggunaan DTSEN, serta menetapkan aturan teknis mengenai perhitungan volume penyaluran BBM dan subsidi energi.
Purbaya menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kualitas tata kelola keuangan negara dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









