BEI Umumkan Jatuh Tempo Sukuk Mudharabah BSI Seri A, Catat Tanggalnya!

AKURAT.CO Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025 Seri A atau SMBRIS01ASLCN2 jatuh tempo pada 6 Juli 2026.
Dengan demikian, surat utang senilai Rp2,445 triliun tersebut tak bisa lagi tercatat dan tak bisa lagi diperdagangkan di BEI.
"Mulai tanggal 06 Juli 2026 maka efek sebagai berikut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia," ujar Pande Made Kusuma Ari A, Kadiv Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI dalam keterbukaan informasi BEI, Sabtu (4/7/2026).
Baca Juga: Hambatan Rumah Subsidi Dipangkas, MBR Lebih Mudah Akses FLPP
Seri A Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025 terbit pada 26 Juni 2025, senilai Rp2,445 triliun dengan jangka waktu 370 hari atau jatuh tempo 6 Juli 2026.
Seri ini punya Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Bagi Hasil, dimana besarnya Nisbah Pemegang Sukuk adalah sebesar 72,47% dari Proyeksi Pendapatan Yang Dibagihasilkan Rp217.610.735.477 atau ekuivalen 6,45% per tahun.
Adapun Nisbah Perseroan adalah sebesar 27,53% dari Proyeksi Pendapatan Yang Dibagihasilkan sebesar Rp217.610.735.477.
Pembayaran kembali Dana Sukuk Mudharabah Seri A tersebut dilakukan secara penuh atau bullet payment sebesar 100% dari jumlah Dana Sukuk Mudharabah Seri A, pada Tanggal Pembayaran Kembali Dana Sukuk Mudharabah untuk Sukuk Mudharabah Seri A.
Pendapatan Bagi Hasil dibayarkan setiap kuartal, sesuai dengan tanggal pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah. Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah pertama dilakukan pada tanggal 26 September 2025 dan terakhir dilakukan pada tanggal jatuh tempo atau 6 Juli 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







