LPDP hingga Sekolah Rakyat Jadi Fokus Anggaran Pendidikan 2026

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan sejumlah program baru sebagai instrumen untuk memastikan alokasi anggaran pendidikan memenuhi amanat konstitusi sebesar minimal 20% dari APBN pada 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah proyek pendidikan yang membutuhkan pembiayaan besar dalam beberapa tahun ke depan.
"Program tersebut antara lain pembangunan Sekolah Rakyat, sekolah terintegrasi, rehabilitasi sekolah, pengembangan panel digital untuk sekolah-sekolah, hingga penguatan dana abadi pendidikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)," paparnya di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa(14/7/2026).
Baca Juga: Purbaya: Integritas ASN Jadi Penentu Daya Saing Indonesia
Menurut Purbaya, pemerintah berencana menambah modal LPDP sebesar Rp25 triliun pada tahun ini sebagai bagian dari penguatan investasi pendidikan jangka panjang.
Selain itu, pembangunan infrastruktur pendidikan dan digitalisasi sekolah diperkirakan menjadi salah satu komponen belanja terbesar dalam anggaran pendidikan mendatang.
Oleh karena itu, Purbaya meyakini berbagai program tersebut akan memperbesar porsi belanja pendidikan sehingga target alokasi minimal 20% dapat tercapai.
Sebelumnya, realisasi anggaran pendidikan pada 2025 tercatat sebesar 19,1% dari total realisasi belanja negara.
Pemerintah menegaskan angka tersebut akan terus ditingkatkan melalui kombinasi belanja pusat, transfer ke daerah, serta pembiayaan pendidikan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: APBN Wujud Kehadiran Negara
Komitmen tersebut, menurut Purbaya, merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang mewajibkan negara memprioritaskan pembiayaan sektor pendidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









