Rating BBB Dinilai Jadi Bukti Fiskal Indonesia Masih Kuat

AKURAT.CO Pemerintah menilai keputusan lembaga pemeringkat internasional yang tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia menjadi indikator penting bahwa kondisi fiskal nasional masih dipercaya pasar global.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Standard & Poor's (S&P) masih menempatkan Indonesia pada peringkat BBB dengan prospek stabil, meski nilai utang pemerintah telah melampaui Rp8.000 triliun.
Menurut dia, penilaian lembaga pemeringkat mencerminkan keyakinan terhadap kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran utang.
Baca Juga: Rasio Utang RI 40 Persen PDB, Menkeu Purbaya: Masih Aman
"Kalau kita dianggap tidak mampu, tentu outlook sudah berubah menjadi negatif atau bahkan terjadi penurunan peringkat," kata Purbaya di Istana Presiden, Jakarta, Rabu(15/7/2026).
Peringkat kredit menjadi salah satu acuan utama investor dalam menilai risiko investasi suatu negara. Status investment grade yang dipertahankan Indonesia dinilai membantu menjaga kepercayaan investor terhadap instrumen keuangan domestik, termasuk surat berharga negara.
Selain mempertahankan peringkat kredit, pemerintah juga menekankan bahwa rasio utang Indonesia masih berada di sekitar 40% terhadap PDB. Angka tersebut dinilai relatif rendah dibandingkan sejumlah negara maju.
Purbaya menyebut Amerika Serikat memiliki rasio utang di atas 100% terhadap PDB, Singapura sekitar 175%, Jerman lebih dari 60%, sementara Jepang mendekati 275%.
Baca Juga: Purbaya dan Said Iqbal Bahas Aturan Pajak JHT
Pemerintah memandang kombinasi antara rasio utang yang masih terkendali dan peringkat kredit yang stabil menjadi indikator bahwa kebijakan fiskal Indonesia tetap berada pada jalur yang berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah menyatakan akan terus menjaga disiplin fiskal agar kredibilitas tersebut dapat dipertahankan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






