Sinyal Overbought Bermunculan, IHSG Berpeluang Menguat ke 6.300

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level psikologis 6.250 hingga 6.300 pada perdagangan Selasa (21/7/2026).
Meski demikian, pelaku pasar diminta tetap mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) karena sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought).
Pada perdagangan Senin (20/7/2026), IHSG ditutup menguat 0,91% ke level 6.231,7. Penguatan tersebut terjadi di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang sempat mendorong harga minyak mentah Brent naik hingga menyentuh USD90 per barel.
Baca Juga: IHSG Sesi I Naik 0,86 Persen ke 6.228,91
Sentimen positif di pasar domestik masih menjadi penopang utama kenaikan indeks. Sepanjang perdagangan, saham sektor industri mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 3,4%, sedangkan sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang mengalami tekanan dengan koreksi 0,56%.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah justru ditutup melemah 0,15% ke posisi Rp17.948 per USD di pasar spot. Phintraco Sekuritas menilai tren penguatan IHSG masih memiliki ruang untuk berlanjut meski investor perlu mencermati sinyal teknikal yang mulai menunjukkan kenaikan telah berlangsung cukup tinggi.
"Secara teknikal terjadi pelebaran histogram positif MACD IHSG, namun Stochastic RSI berada di area overbought. IHSG ditutup di atas level MA50 dengan didukung oleh kenaikan volume beli. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi uji level resistance di 6.250-6.300," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Selasa(22/7/2026).
Sementara itu, MNC Sekuritas menilai ruang kenaikan IHSG masih relatif terbatas. Menurut perusahaan sekuritas tersebut, indeks berpotensi menguji area 6.264 dalam jangka pendek, namun tetap rawan mengalami koreksi apabila tekanan jual meningkat.
"Penguatan IHSG diperkirakan masih terbatas untuk menguji area 6.264 dan tetap rawan terkoreksi ke rentang 5.747-5.935. Namun apabila mampu menembus level 6.377, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.450-6.545," tulis MNC Sekuritas.
Untuk perdagangan Selasa (21/7/2026), MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk strategi trading jangka pendek, yakni AMMN, BIPI, BULL, NCKL, dan XNVE.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










