Depan Pejabat Pajak dan Bea Cukai, Ini Pesan Menkeu Suahasil

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Suahasil Nazara meminta jajaran Kementerian Keuangan tidak hanya berorientasi pada target penerimaan dan penindakan.
Para pejabat diminta mampu membaca perkembangan ekonomi, memahami perilaku pelaku usaha dan wajib pajak, hingga mengantisipasi risiko sebelum mengambil keputusan.
Pesan tersebut disampaikan Suahasil pasca melantik 14 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (21/9/2026) pagi.
Arahan itu diberikan secara spesifik kepada sejumlah unit strategis Kemenkeu, mulai dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), hingga Sekretariat KSSK.
Baca Juga: Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Koordinasi KSSK akan Lebih Mesra
Kepada pejabat DJP, Suahasil menekankan pentingnya kemampuan membaca kondisi perekonomian dan perilaku wajib pajak.
Menurut dia, informasi tersebut harus diterjemahkan menjadi keputusan perpajakan yang tepat. Dengan demikian, target penerimaan tetap menjadi bagian penting, tetapi dibarengi dengan pembangunan sistem perpajakan yang kredibel dan adil.
“Kita membutuhkan DJP yang mampu membaca perekonomian Indonesia, memahami perilaku wajib pajak dan menerjemahkannya menjadi keputusan yang tepat,” kata Suahasil.
Ia menegaskan target penerimaan tetap penting untuk menopang keuangan negara. Namun, sistem perpajakan juga harus mampu menjaga penerimaan secara berkelanjutan.
Baca Juga: FSP RTMM-SPSI Suarakan Harapan kepada Menkeu Suahasil
“Target penerimaan sangat penting dan kita penting untuk membangun sistem perpajakan yang kredibel, adil, dan mampu menopang keuangan negara secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, tugas DJP tidak berhenti pada pencapaian angka penerimaan. Pemahaman terhadap kondisi ekonomi dan perilaku wajib pajak menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









