Akurat
Pemprov Sumsel

Kemenkeu Lapor: Cukai Tetap Tumbuh Meski Produksi Rokok Turun

Demi Ermansyah | 18 Desember 2025, 22:30 WIB
Kemenkeu Lapor: Cukai Tetap Tumbuh Meski Produksi Rokok Turun

AKURAT.CO Di tengah penurunan produksi Cukai Hasil Tembakau (CHT), penerimaan cukai tetap menunjukkan pertumbuhan positif hingga November 2025. Kementerian Keuangan mencatat penerimaan cukai mencapai Rp198,2 triliun atau 81,2% dari target APBN.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan, meski produksi CHT tercatat turun 2,4% secara tahunan, penerimaan cukai justru tumbuh 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi ini, menurut Suahasil, mencerminkan efektivitas kebijakan tarif cukai serta terjaganya basis produksi legal. Selain itu, upaya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal terus diperkuat.

Baca Juga: Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Tarif CHT, Gappri: Negara Hadir

Per November 2025, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah melakukan penindakan sebanyak 17.641 kali. Dari operasi tersebut, aparat menemukan sekitar satu miliar batang rokok ilegal yang berhasil diamankan.

“Meski jumlah satu miliar batang rokok ilegal terlihat besar, jumlah rokok yang masih beredar jauh lebih besar,” kata Suahasil.

Ia menegaskan, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya akan terus meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan guna menekan peredaran barang kena cukai ilegal yang berpotensi merugikan penerimaan negara.

Baca Juga: Kemenkeu Longgarkan TKD Rp46 T untuk Daerah Bencana hingga 2026

Secara keseluruhan, kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai dinilai masih solid dengan dukungan peningkatan aktivitas impor barang modal dan investasi. Pemerintah optimistis tren ini dapat menjaga kontribusi sektor kepabeanan dan cukai terhadap APBN hingga akhir 2025.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.