Kemenkeu Lapor: Cukai Tetap Tumbuh Meski Produksi Rokok Turun

AKURAT.CO Di tengah penurunan produksi Cukai Hasil Tembakau (CHT), penerimaan cukai tetap menunjukkan pertumbuhan positif hingga November 2025. Kementerian Keuangan mencatat penerimaan cukai mencapai Rp198,2 triliun atau 81,2% dari target APBN.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan, meski produksi CHT tercatat turun 2,4% secara tahunan, penerimaan cukai justru tumbuh 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kondisi ini, menurut Suahasil, mencerminkan efektivitas kebijakan tarif cukai serta terjaganya basis produksi legal. Selain itu, upaya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal terus diperkuat.
Baca Juga: Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Tarif CHT, Gappri: Negara Hadir
Per November 2025, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah melakukan penindakan sebanyak 17.641 kali. Dari operasi tersebut, aparat menemukan sekitar satu miliar batang rokok ilegal yang berhasil diamankan.
“Meski jumlah satu miliar batang rokok ilegal terlihat besar, jumlah rokok yang masih beredar jauh lebih besar,” kata Suahasil.
Ia menegaskan, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya akan terus meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan guna menekan peredaran barang kena cukai ilegal yang berpotensi merugikan penerimaan negara.
Baca Juga: Kemenkeu Longgarkan TKD Rp46 T untuk Daerah Bencana hingga 2026
Secara keseluruhan, kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai dinilai masih solid dengan dukungan peningkatan aktivitas impor barang modal dan investasi. Pemerintah optimistis tren ini dapat menjaga kontribusi sektor kepabeanan dan cukai terhadap APBN hingga akhir 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









