Mirae Asset Dukung BEI Keluarkan 80 Saham HSC dari IHSG

AKURAT.CO Mirae Asset Sekuritas Indonesia mendukung keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Hal tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko manipulasi harga dan membuat pergerakan indeks lebih mencerminkan kondisi pasar saham.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah jangka pendek yang dibutuhkan untuk merespons risiko dari saham-saham dengan kepemilikan terkonsentrasi.
Baca Juga: Bos BEI Ungkap Alasan Pengecualian Saham HSC dari IHSG
“Untuk saat ini sendiri, saya rasa memang keputusan untuk mengeluarkan saham-saham HSC ini merupakan suatu langkah jangka pendek yang memang diperlukan,” ujar Rully dikutip dari YouTube acara Media Day – Oktober 2026: Navigating Uncertainty: A New Perspective on Indonesia’s Market, Selasa (20/10/2026).
Berdasarkan keterangan BEI yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut, terdapat 80 saham yang masuk kategori HSC dengan bobot mencapai 18% terhadap IHSG.
Saham-saham tersebut akan dikeluarkan dari perhitungan indeks, tetapi tidak otomatis dihapus dari pencatatan bursa atau mengalami delisting.
Artinya, investor tetap dapat memperdagangkan saham-saham tersebut di BEI. Namun, setelah kebijakan diterapkan, perubahan harga saham HSC tidak lagi memengaruhi pergerakan IHSG.
Risiko Saham Mudah Dimanipulasi
Rully menjelaskan, konsentrasi kepemilikan yang tinggi dapat membuat pergerakan harga saham lebih rentan dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan distorsi apabila perubahan harga saham tersebut memberikan pengaruh besar terhadap indeks acuan pasar.
“Kalau misalkan gampang ‘digoreng’ oleh pihak-pihak tertentu, ini menyebabkan berpengaruh besar terhadap IHSG,” kata Rully.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa










