9 Kebiasaan Sederhana untuk Menjadi Pribadi yang Disukai Menurut Psikologi

AKURAT.CO Menjadi pribadi yang disukai dan memiliki hubungan yang harmonis dengan orang lain tentu menjadi keinginan banyak orang. Namun, hal itu bukan berarti harus menjadi sosok yang sempurna.
Psikologi menunjukkan, cukup dengan beberapa kebiasaan sederhana, seseorang dapat meningkatkan pesona dan membangun hubungan yang lebih baik.
Berikut adalah sembilan kebiasaan yang, menurut psikologi, dapat membuat seseorang lebih menarik dan mudah diterima oleh orang lain.
1. Tersenyum dengan Tulus
Senyuman Duchenne, yaitu senyuman yang melibatkan mata dan bukan hanya bibir, menjadi kunci utama.
Senyuman ini mencerminkan kebahagiaan sejati dan membuat seseorang terlihat lebih ramah dan tulus. Sebaliknya, senyuman yang dipaksakan cenderung terlihat palsu dan tidak menyenangkan.
Baca Juga: Temui Jaksa Agung, Mentan Minta Kejagung Kawal Proyek Strategis Nasional
2. Lebih Banyak Mendengarkan, Kurang Bicara
Menjadi pendengar yang baik adalah cara sederhana untuk membuat orang lain merasa dihargai.
Psikologi menyebutkan bahwa mendengarkan dengan penuh perhatian membantu mempererat hubungan. Hindari mendominasi percakapan dan berikan ruang bagi orang lain untuk berbicara.
3. Meniru Bahasa Tubuh Orang Lain
Efek bunglon, yaitu secara halus meniru bahasa tubuh orang yang diajak bicara, dapat menciptakan kesan yang akrab dan menyenangkan.
Contohnya, jika lawan bicara sedikit condong ke depan, coba lakukan hal yang sama. Hal ini membuat interaksi terasa lebih alami dan nyaman.
4. Ingat Nama Orang
Menyebut nama seseorang dalam percakapan membuat mereka merasa dihargai. Nama adalah kata yang paling disukai oleh setiap orang.
Psikologi menunjukkan bahwa mengingat dan menggunakan nama orang yang baru dikenal memberikan kesan positif dan memperkuat hubungan.
Baca Juga: Pimpinan KPK Jilid VI Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi di ASDP
5. Tunjukkan Kerentanan
Menjadi sempurna bukanlah kunci untuk disukai. Menunjukkan kerentanan, seperti mengakui kekurangan atau kesalahan, justru membuat seseorang terlihat lebih manusiawi dan mudah dihubungkan.
Psikologi menyebutkan bahwa keaslian dan kerendahan hati dapat meningkatkan daya tarik seseorang.
6. Berikan Pujian yang Tulus
Pujian yang tulus membuat orang merasa dihargai dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Fokuslah pada hal-hal positif yang benar-benar ada pada diri seseorang dan sampaikan pujian dengan penuh kejujuran.
Basa-basi tidak akan memberikan dampak yang sama.
Baca Juga: Pep Guardiola: Kami Butuh Menang untuk Mengangkat Mood, Situasinya Makin Buruk dan Buruk
7. Menepati Janji
Kepercayaan adalah fondasi dalam hubungan apa pun. Menepati janji adalah salah satu cara termudah untuk membangun kepercayaan.
Konsistensi ini menunjukkan bahwa seseorang dapat diandalkan, sehingga orang lain akan lebih menghormatinya.
8. Tunjukkan Minat yang Tulus
Orang merasa lebih dihargai saat seseorang menunjukkan minat yang tulus terhadap mereka.
Psikologi mengungkapkan bahwa mendengarkan dengan sungguh-sungguh, bertanya tentang pengalaman mereka, dan memberikan perhatian penuh akan menciptakan hubungan yang lebih erat.
9. Jadi Diri Sendiri
Keaslian adalah kunci utama untuk disukai. Berpura-pura menjadi orang lain hanya akan terasa melelahkan dan tidak alami.
Psikologi menunjukkan bahwa keotentikan membangun hubungan yang lebih kuat dan mendalam. Jadilah versi terbaik dari diri sendiri, dan orang lain akan menghargai kejujuran itu.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini, seseorang tidak hanya dapat memperbaiki cara orang lain memandang dirinya, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih autentik dan bermakna.
Baca Juga: Ketua KPK Ungkap Arahan Presiden Prabowo: Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
Tidak perlu menjadi orang lain—cukup jadi diri sendiri dan fokus pada hal-hal kecil yang membawa dampak besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










