Akurat
Pemprov Sumsel

PDRB Maluku Utara Tertinggi Nasional, Wamenkeu: Punya Banyak Keunggulan

Shandi Sanjaya | 18 Agustus 2023, 20:03 WIB
PDRB Maluku Utara Tertinggi Nasional, Wamenkeu: Punya Banyak Keunggulan

AKURAT.CO Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara menegaskan banyak keuanggulan yang dimiliki Maluku Utara sehingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mereka di kuartal II-2023 tumbuh kuat sebesar 23,89% secara tahunan (Year on Year/yoy), tertinggi secara nasional dan mampu menyumbang hingga 3,06% ke pertumbuhan perekonomian nasional.

Menurut Suahasil, tingginya perekonomian Maluku Utara didorong beragam sektor mulai dari industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta pertanian, kehutanan dan perikanan.

“Capaian PDRB tersebut mayoritas ditopang dari aktivitas sektor industri pengolahan dan pertambangan,” kata Wamenkeu Suahasil dikutip Jumat (18/8/2023).

Selanjutnya, Suahasil mengucapkan bahwa laju inflasi di Maluku Utara juga terjaga pada level 3,79% dan neraca perdagangan juga mempertahankan pada tren surplus.

Oleh karena itu, Suahasil meminta kepada teman-teman Kementerian Keuangan (kemenkeu) untuk benar-benar bisa menerjemahkan kelebihan dari Maluku Utara hingga setiap kabupaten atau kota.

“Disini banyak kelebihannya, ada sektor nikel, ada panas bumi, dan perikanan. Jadi, masing-masing sektor ini bisa diterjemahkan agar menjadi efek kesejahteraan,” ucap Wamenkeu.

Wamenkeu juga menekankan pentingnya peran seluruh jajaran Kemenkeu untuk membantu pemerintah daerah dalam menggali potensi, serta menyelesaikan masalah serta hambatan yang terjadi di daerah. Dengan harapan, masyarakat mendapatkan manfaat yang optimal dari APBN dan mencapai kesejahteraan.

“Kita analisis data yang terjadi di perekonomian Maluku Utara. Mau lewat pertanian, mau lewat pertambangan, mau lewat pendidikan, mau lewat stunting, tapi ujung-ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat,” ungkap Suahasil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.