Catat! Malam Ini Tenggat Peserta Kartu Prakerja Gelombang 64 Beli Pelatihan Pertama Agar Saldo Tak Hangus

AKURAT.CO Peserta gelombang 64 Kartu Prakerja diingatkan untuk segera bertindak karena waktu pembelian pelatihan pertama mereka akan segera berakhir.
Dalam pengumuman terbaru yang dipublikasikan melalui akun @prakerja.go.id, manajemen program menegaskan bahwa malam ini pukul 23.59 WIB adalah batas akhir untuk pembelian tersebut.
Peserta yang tidak membeli pelatihan pertama tidak akan bisa mengikuti program lagi, dan saldo pelatihan mereka akan hangus.
Baca Juga: Peserta Kartu Prakerja Gelombang 65 Buruan Lakukan Ini Agar Tak Dinonaktifkan
"Malam ini pukul 23.59 WIB adalah batas akhir pembelian Pelatihan Pertama untuk kamu peserta Prakerja Gelombang 64," tulis unggahan tersebut, Jumat (29/3/2024).
Manajemen Program Kartu Prakerja menegaskan bahwa ketidakpembelian pelatihan pertama akan menyebabkan peserta tidak bisa mengikuti program lagi, sementara saldo pelatihan akan hangus dan dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara jika kepesertaan dicabut.
Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan pertama diingatkan untuk melanjutkan dengan membeli pelatihan berikutnya.
"Buat kamu yang telah menyelesaikan pelatihan, jangan lupa untuk membeli pelatihan berikutnya juga ya!," unggahnya.
Peserta yang lolos akan menerima saldo pelatihan sebesar Rp3,5 juta, yang dapat digunakan untuk membeli pelatihan.
Mereka juga diminta untuk tidak melewatkan pre-test dan post-test, serta memberikan rating dan ulasan terhadap pelatihan yang telah mereka selesaikan di dashboard Prakerja.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan memberikan rating, peserta akan menerima insentif sebesar Rp600.000.
Mereka juga diminta untuk mengisi survei evaluasi dan akan mendapatkan insentif tambahan sebesar Rp50.000 untuk setiap survei yang diisi di dashboard Prakerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








